Pasar Saham Global Menghijau IHSG Berpeluang Menguat Akhir Pekan Ini

Pasar Saham Global Menghijau IHSG Berpeluang Menguat Akhir Pekan Ini
Ilustrasi Grafik (sumber foto: NET)

JAKARTA - Lantai bursa saham Amerika Serikat berakhir bervariasi dengan kecenderungan melaju di zona hijau pada sesi transaksi Kamis malam. Indeks Dow Jones merangkak naik 0,05 persen, S&P 500 meningkat 0,58 persen, serta Nasdaq melesat hingga 0,91 persen.

Akselerasi di bursa Wall Street tersebut didorong oleh kembali kokohnya pergerakan saham pada sektor teknologi.

Di samping itu, bergulirnya kabar terkait perpanjangan durasi penghentian kontak senjata antara pihak Amerika Serikat dan Iran ikut meredakan tensi politik global sekaligus memicu gairah investasi pada aset berisiko.

Kondisi eksternal tersebut membuat tingkat imbal hasil obligasi negara AS Treasury tenor 10 tahun melandai sebesar 0,79 persen menuju level 4,447 persen.

Sementara itu, posisi indeks dolar AS terpantau mengalami pelemahan sebesar 0,19 persen menuju level 99,02.

Di sisi lain, pergerakan pada sektor komoditas ditutup dengan hasil yang beragam pada malam yang sama.

Berikut merupakan rincian harga komoditas terbaru:

Minyak mentah WTI naik 0,25 persen ke level USD 88,90 per barel

Minyak mentah Brent melemah 0,62 persen ke level USD 93,71 per barel

Batu bara merosot 0,51 persen menjadi USD 137,50 per ton

Minyak kelapa sawit naik 0,91 persen menjadi MYR 4.537 per ton

Emas menguat sebesar 0,93 persen ke level USD 4.495 per ons

Untuk pergerakan bursa saham di kawasan Asia, mayoritas indeks mencatatkan penurunan pada sesi perdagangan kemarin.

Indeks Hang Seng dilaporkan anjlok sampai 1,27 persen dan Nikkei melemah 0,47 persen, tetapi indeks Shanghai justru melaju positif dengan kenaikan tipis 0,12 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan pada sesi transaksi hari Selasa sebelumnya berakhir terkoreksi sebesar 1,23 persen menuju level 6.130,19.

Penurunan performa indeks dalam negeri ini dibarengi dengan aksi jual bersih oleh para penanam modal internasional dengan nilai total IDR 1.599,7 miliar.

Aksi pelepasan aset saham oleh modal asing tersebut mencakup penjualan bersih senilai IDR 1.887 miIiar di koridor pasar reguler.

Di sudut lain, aktivitas di pasar negosiasi justru menorehkan aksi beli bersih oleh pihak asing dengan nilai IDR 287,3 m?liar.

Arus modal asing keluar dengan volume paling masif di pasar reguler melanda saham TPIA dengan nilai mencapai IDR 386 miIiar.

Posisi selanjutnya diikuti oleh pelepasan saham BBCA senilai IDR 359,7 miIiar serta saham BBRI dengan akumulasi sebesar IDR 264,4 miIiar.

Sebaliknya, arus dana masuk dari investor internasional paling besar di pasar reguler berhasil dibukukan oleh saham MDKA dengan nilai IDR 156,8 miIiar.

Capaian tersebut disusul kemudian oleh instrumen saham EMAS sebesar IDR 115,7 miIiar dan saham INCO senilai IDR 50,6 miIiar.

Pilar penopang utama bagi penguatan indeks pada perdagangan tersebut dimotori oleh saham TLKM, BREN, serta BRPT.

Sementara jajaran saham yang bertindak sebagai penahan laju pergerakan indeks adalah ASII, BBRI, dan BBCA.

Memasuki sesi pembukaan transaksi akhir pekan pada Jumat pagi ini, laju bursa saham di wilayah Asia bergerak kompak di zona hijau.

Indeks KOSPI terpantau melesat hingga 2,60 persen dan pergerakan indeks Nikkei berjalan menguat 1,82 persen.

“Hari ini, kami memperkirakan IHSG bergerak menguat, didukung oleh sentimen positif dari pasar global dan regional,”

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index