Suku Bunga KPR di Amerika Serikat Tetap Stabil di Angka 6,36 Persen

Suku Bunga KPR di Amerika Serikat Tetap Stabil di Angka 6,36 Persen
Ilustrasi Suku Bunga (sumber gambar: NET)

NEW YORK - Suku bunga KPR di wilayah Amerika Serikat terpantau hampir tidak mengalami perubahan signifikan pada pekan ini. Rata-rata suku bunga untuk pinjaman tetap dengan tenor 30 tahun tercatat turun tipis menjadi 6,36 persen dari posisi 6,37 persen pada pekan sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan setahun yang lalu, posisi suku bunga tersebut berada di angka 6,81 persen. Kondisi stabilnya suku bunga KPR ini terjadi di tengah adanya indikator inflasi yang memberikan sinyal kemungkinan kenaikan biaya pinjaman di masa depan.

Data dari pemerintah menunjukkan bahwa inflasi mengalami percepatan pada bulan April 2026 yang didorong oleh kenaikan harga bensin dan bahan makanan. Situasi tersebut meningkatkan ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan segera menaikkan suku bunga.

Pasar perumahan memberikan sinyal yang beragam selama musim penjualan rumah yang penting saat ini. Harga rumah median naik 2,4 persen pada bulan April, yang merupakan kenaikan tahunan terbesar bagi pasar sejak Maret 2025.

Penjualan yang sempat tertunda kini mencapai level tertinggi sejak 2023, serta daftar properti aktif terpantau mengalami peningkatan. Hal ini menjadi indikasi bahwa para penjual mulai kembali masuk ke pasar perumahan secara bertahap.

Namun, awal musim penjualan ini dimulai dengan lambat dan pasar perumahan dinilai masih cukup lemah berdasarkan standar historis. Fluktuasi suku bunga berpotensi menghambat momentum pertumbuhan seiring berlanjutnya konflik di Timur Tengah.

Dengan rata-rata suku bunga 30 tahun saat ini, peminjam dengan plafon pinjaman sebesar $1 juta akan membayar cicilan sekitar $6.229 per bulan. Nilai tersebut belum termasuk hitungan biaya asuransi serta pajak yang harus ditanggung oleh debitur.

Angka tersebut tercatat lebih tinggi dibandingkan biaya sebesar $5.983 pada akhir Februari ketika suku bunga sempat turun di bawah 6 persen. Penurunan itu terjadi tepat sebelum adanya kampanye pengeboman AS-Israel dimulai di wilayah konflik tersebut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index