SIG

SIG Cetak Rekor MURI Sertifikasi 500 Ahli Bangunan Serentak

SIG Cetak Rekor MURI Sertifikasi 500 Ahli Bangunan Serentak
SIG Cetak Rekor MURI Sertifikasi 500 Ahli Bangunan Serentak

JAKARTA - Pembangunan sumber daya manusia (SDM) adalah kunci penting bagi kemajuan bangsa. 

Pemerintah dan pelaku industri fokus mengembangkan SDM yang trampil, profesional, dan adaptif. PT Semen Indonesia (SIG) turut berperan aktif melalui program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan yang diadakan serentak di lima provinsi.

Program ini diikuti oleh 500 peserta yang tersebar di Kabupaten Bogor, Kota Palembang, Kota Bengkulu, Kota Malang, dan Kota Kendari. Kegiatan tersebut berhasil mencetak Rekor Pelatihan Tukang Bangunan Serentak di Provinsi Terbanyak dari Museum Rekor - Dunia Indonesia (MURI). Program akan terus berjalan dan menyasar lebih dari 100 kabupaten/kota dengan target lebih dari 5.000 peserta ahli bangunan.

Mengusung tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia”, SIG membekali para peserta dengan pengetahuan dasar material semen dan beton. Mereka juga diajarkan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta metode konstruksi yang efektif dan efisien. Selain teori, peserta mendapat kesempatan praktik langsung pemasangan material hingga plesteran.

Pelatihan yang Membangun Profesionalisme dan K3

Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menegaskan program ini menunjukkan komitmen SIG dalam meningkatkan kompetensi ahli bangunan. “Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan membuktikan konsistensi SIG dan semangat Bangga Bangun Indonesia yang tidak hanya pada infrastruktur, tapi juga SDM,” ujarnya. Program ini bertujuan menjadikan ahli bangunan lebih terampil, profesional, dan bersertifikat.

SIG mengelola sejumlah merek semen terkemuka seperti Semen Padang, Semen Gresik, dan Semen Tonasa. Pelatihan ini juga memperkuat sinergi SIG dengan ahli bangunan sebagai mitra utama dalam ekosistem bisnis. “Ahli bangunan berperan penting dalam mewujudkan rancangan menjadi bangunan kokoh dan berkelanjutan,” tambah Dicky.

Aspek K3 menjadi perhatian utama karena menjaga kelancaran dan keberlanjutan proyek konstruksi. Momentum Bulan K3 Nasional 2026 menjadi waktu tepat untuk meningkatkan kesadaran dan penerapan K3 dalam setiap pekerjaan. “K3 sangat penting untuk menjaga keselamatan para ahli bangunan di lapangan,” kata Dicky menegaskan.

Rekor MURI dan Semangat Bangga Bangun Indonesia

Pelatihan yang diikuti ratusan peserta di lima wilayah secara serentak berhasil memecahkan Rekor MURI. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen SIG dalam pengembangan SDM. Dicky menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini yang memperkuat semangat Bangga Bangun Indonesia.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh Insan SIG untuk terus berinovasi,” ujarnya. SIG ingin terus memberikan nilai tambah bagi mitra, khususnya para ahli bangunan. Sinergi ini penting agar pembangunan Indonesia semakin kuat dan berkualitas.

Keberhasilan program ini diharapkan menginspirasi perusahaan lain untuk mendukung peningkatan kompetensi pekerja konstruksi. Semangat kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat dibutuhkan. Dengan demikian, pembangunan infrastruktur nasional dapat berjalan lancar dengan tenaga kerja terampil.

Inovasi Digital dengan Aplikasi Jago Bangunan

Selain pelatihan, SIG meluncurkan aplikasi Jago Bangunan yang memperkuat program Akademi Jago Bangunan. Aplikasi ini menjadi wadah bagi para ahli bangunan dan profesional konstruksi untuk meningkatkan kompetensi. Para peserta dapat bergabung dalam komunitas yang menyediakan akses e-learning, katalog produk, dan layanan konsultasi teknis.

“Melalui aplikasi ini, para ahli bangunan bisa lebih adaptif terhadap perkembangan zaman,” jelas Dicky. Komunitas Jago Bangunan SIG telah diikuti oleh hampir 15 ribu anggota. Mereka menikmati berbagai manfaat, termasuk kuis berhadiah yang membuat proses belajar jadi lebih menyenangkan.

Layanan konsultasi teknis dan perhitungan Rencana Anggaran Bangunan di aplikasi membantu menyelesaikan masalah di lapangan. Fasilitas ini menjadi solusi bagi para ahli bangunan yang sebelumnya sulit mendapatkan konsultasi. Dengan teknologi ini, SIG mendukung peningkatan kualitas kerja dan efisiensi di lapangan.

Cerita Peserta: Pelatihan dan Aplikasi Bermanfaat

Muhammad Taufik, peserta dari Kemang, Bogor, merasa sangat terbantu oleh program ini. “Pelatihan ini luar biasa. SIG telah memberikan banyak ilmu tentang berbagai jenis bangunan,” ujarnya. Pria yang telah berkecimpung di bidang konstruksi lebih dari 10 tahun ini menilai pelatihan penting untuk mengikuti perkembangan teknologi.

Taufik biasanya mengerjakan konstruksi dari dasar hingga finishing dan renovasi. Pelatihan tersebut memberinya pengetahuan baru yang relevan dengan kondisi saat ini. “Alhamdulillah ada aplikasi Jago Bangunan juga, jadi saya bisa konsultasi kalau ada kendala,” katanya.

Ia mengapresiasi perhatian SIG terhadap para tukang bangunan dan berharap perusahaan terus maju. Dukungan seperti ini memotivasi tenaga kerja konstruksi agar semakin profesional dan berdaya saing. “Semoga SIG semakin maju dan sukses,” tutup Muhammad penuh harap.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index