JAKARTA— PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) mengumumkan bahwa mereka telah melakukan pembayaran kupon surat utang dan sukuk ijarah yang jatuh tempo pada awal tahun 2026.
Pembayaran tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap kewajiban keuangan yang telah dijadwalkan, dan menegaskan posisi keuangan perseroan yang solid.
Sekretaris Perusahaan BSDE, Ricardo Arif Dharmawan, mengungkapkan bahwa pembayaran kupon yang dilakukan pada 7 Januari 2026 tersebut mencakup dua instrumen surat utang yang dikeluarkan oleh perseroan, yaitu Obligasi Berkelanjutan III Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B. Kedua surat utang ini mencatatkan kupon sebesar 7,75% dengan nilai nominal yang berbeda.
Pembayaran Kupon Obligasi dan Sukuk yang Tepat Waktu
Untuk Obligasi Berkelanjutan III Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B, BSDE membayar kupon sebesar 7,75% dengan total nilai nominal yang tercatat mencapai Rp 4,89 miliar. Sementara itu, untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B, kupon yang sama sebesar 7,75% juga dibayarkan pada tanggal yang sama, yaitu 7 Januari 2026, dengan nilai nominal mencapai Rp 2,64 miliar.
Perseroan memastikan bahwa seluruh dana pembayaran bunga telah disalurkan ke rekening KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) pada 5 Januari 2026, jauh sebelum tanggal pembayaran kupon yang dijadwalkan. Hal ini menunjukkan manajemen yang terorganisir dan memadai dalam memenuhi kewajiban finansial.
Detil Surat Utang dan Sukuk yang Diterbitkan oleh BSDE
Untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai instrumen utang tersebut, Obligasi Berkelanjutan III Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B memiliki nilai nominal yang jauh lebih besar, yakni Rp 252,75 miliar. Obligasi ini memiliki tingkat bunga 7,75% dan jangka waktu selama 5 tahun sejak tanggal emisi.
Sementara itu, Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2022 Seri B memiliki nilai nominal sebesar Rp 136,5 miliar, dengan cicilan imbalan ijarah sebesar Rp 10,57 miliar per tahun, yang juga setara dengan 7,75% per tahun. Sama halnya dengan obligasi, sukuk ini juga memiliki jangka waktu 5 tahun sejak tanggal emisi.
Pemeringkatan Surat Utang yang Positif
Lebih lanjut, kedua instrumen tersebut, baik obligasi maupun sukuk, telah memperoleh hasil pemeringkatan yang positif dari PT Pemeringkat Efek Indonesia. Kedua surat utang tersebut masing-masing memperoleh peringkat idAA- (Double A Minus) untuk obligasi dan idAA-(sy) (Double A Minus Syariah) untuk sukuk. Peringkat ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kemampuan BSDE untuk memenuhi kewajibannya.
Sebagai informasi tambahan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) bertindak sebagai Wali Amanat untuk kedua emisi surat utang ini. Wali amanat memainkan peran penting dalam memastikan bahwa seluruh proses pembayaran kupon dan kewajiban lainnya dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengaruh Pembayaran Kupon terhadap Pemegang Saham dan Investasi BSDE
Pembayaran kupon tepat waktu ini tidak hanya memberikan kejelasan bagi investor mengenai stabilitas keuangan BSDE, tetapi juga berfungsi sebagai indikator penting mengenai kapasitas manajerial perseroan dalam mengelola keuangan. Di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan, langkah ini menggambarkan komitmen BSDE dalam menjaga kredibilitasnya di pasar modal.
Penerbitan obligasi dan sukuk ijarah ini memungkinkan BSDE untuk mengumpulkan dana guna mendukung berbagai proyek pengembangan properti mereka. Dengan adanya pemeringkatan yang baik dan pengelolaan yang solid, BSDE berpotensi menarik lebih banyak perhatian dari investor domestik dan internasional yang tertarik dengan instrumen keuangan yang stabil dan terpercaya.
Komitmen BSDE terhadap Pemegang Saham dan Pembayaran Utang
Sebagai bagian dari tanggung jawab kepada pemegang saham, BSDE berupaya menjaga kredibilitas dan stabilitas keuangan perusahaan dengan selalu memastikan kewajiban utang dipenuhi sesuai jadwal. Dengan pembayaran kupon yang tepat waktu, BSDE tidak hanya memberikan kepercayaan kepada pemegang saham, tetapi juga memperkuat posisinya di pasar properti dan pasar modal Indonesia.
Kesimpulan: Menjaga Kepercayaan Investor Melalui Pembayaran Kupon yang Tepat Waktu
Pembayaran kupon obligasi dan sukuk yang dilakukan BSDE pada awal tahun 2026 merupakan langkah yang penting dalam menjaga hubungan baik dengan para investor dan pemegang saham. Melalui pembayaran ini, BSDE menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas finansial dan mematuhi seluruh kewajiban yang telah disepakati.
Dengan pemeringkatan yang baik dan pengelolaan keuangan yang cermat, BSDE semakin memperkokoh posisi sebagai salah satu pemain utama dalam industri properti Indonesia. Ke depan, BSDE diharapkan akan terus mempertahankan kinerja positif ini, baik dalam pengelolaan keuangan maupun dalam menjalankan proyek-proyek pengembangan properti yang berdampak pada perekonomian.