FINANSIALFOKUS.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melaporkan realisasi investasi Ibu Kota melonjak 162 persen dalam dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Lompatan itu disampaikan langsung di hadapan kepala negara saat peresmian rute baru LRT Manggarai-Kelapa Gading, Rabu (16/9/2026). Stabilitas keamanan dan kepercayaan investor disebut jadi pendorong utama lonjakan tersebut.
Pramono menyebut pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan terbaru mencapai 5,52 persen. Angka inflasi kota itu tercatat 2,5 persen, sementara kontribusi Jakarta terhadap perekonomian nasional menembus 16,32 persen.
Dari Rp103 Triliun ke Lonjakan 162 Persen
Pramono membandingkan capaian investasi Jakarta pada 2021 dengan periode dua tahun pemerintahan Prabowo. Pada 2021, total investasi yang masuk ke Jakarta sepanjang tahun penuh hanya Rp103 triliun.
"Dalam era 2 tahun ini, dalam kepemimpinan Bapak, Jakarta tumbuh 162 persen," ujar Pramono di Stasiun LRT Manggarai.
Angka itu menunjukkan bahwa minat investor terhadap Jakarta meningkat pesat dalam waktu singkat. Pramono menilai kenaikan tersebut bukan hasil kebetulan.
Keamanan dan Kenyamanan Jadi Kunci
Menurut Pramono, stabilitas keamanan dan kenyamanan kota menjadi faktor utama yang membuat investor domestik maupun global menaruh modal di Jakarta.
"Artinya bahwa ekonomi di Jakarta tumbuh dengan baik dan itu tidak mungkin terjadi tanpa ada rasa aman, nyaman dan juga kepercayaan investor dari manapun tentang Jakarta," kata Pramono.
Ia menambahkan, kepercayaan investor tidak hanya berdampak pada angka investasi. Pertumbuhan ekonomi yang sehat juga memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat bisnis dan jasa di Indonesia.
Transportasi Publik Ikut Naik 15 Persen per Tahun
Di sektor transportasi, Pemprov DKI Jakarta mencatat kenaikan jumlah pengguna transportasi publik sekitar 15 persen setiap tahun dalam dua tahun terakhir. Peningkatan ini sejalan dengan perluasan jaringan angkutan umum di Ibu Kota.
Pramono menyebut konektivitas transportasi Jakarta kini sudah mencapai 93 persen. Meski kemacetan masih terjadi, warga Jakarta dinilai merasakan kemudahan yang lebih besar saat menggunakan transportasi umum.
"Konektivitas di Jakarta sekarang ini sudah mencapai 93 persen. Sehingga, walaupun masih ada kemacetan, masyarakat di Jakarta merasakan bahwa sekarang ini jauh lebih mudah untuk menggunakan transportasi umum," pungkas Pramono.
Peresmian rute LRT Manggarai-Kelapa Gading menjadi penanda komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat infrastruktur Jakarta. Perbaikan konektivitas ini diharapkan menjaga momentum investasi dan pertumbuhan ekonomi Ibu Kota ke depan.