Jakarta, 15 September 2026 — Bagi generasi muda, menabung kini tidak lagi semata-mata tentang mengumpulkan uang. Lebih dari itu, menabung mulai menjadi bagian dari upaya mewujudkan tujuan dan pengalaman yang memiliki arti dalam kehidupan. Salah satunya tercermin dari semakin banyak anak muda yang mulai mempersiapkan perjalanan spiritual, termasuk ibadah haji dan umrah, sejak dini.
Perubahan cara pandang tersebut menjadi perhatian PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI). BSI melihat kebutuhan generasi muda terhadap layanan keuangan terus berkembang, dari sekadar memenuhi kebutuhan transaksi menjadi sarana untuk mewujudkan value, tujuan, dan aspirasi hidup.
SEVP Funding and Transaction BSI Ida Triana Widowati, mengatakan perubahan tersebut turut tercermin dari meningkatnya minat generasi muda dalam mempersiapkan ibadah haji. “Generasi muda sekarang tidak hanya melihat tabungan sebagai tempat menyimpan dana. Mereka mulai memandang keuangan sebagai bagian dari perjalanan untuk mencapai sesuatu yang memiliki arti bagi kehidupan. Karena itu, kami melihat semakin banyak anak muda yang mulai menyiapkan haji dan umrah sejak dini,” ujar Ida.
Fenomena tersebut tercermin dari jumlah nasabah Tabungan Haji BSI yang hingga Juli 2026 telah mencapai 7,8 juta nasabah, dengan sekitar 46% di antaranya merupakan generasi Z dan kelompok usia muda. Secara year to date, jumlah nasabah Tabungan Haji BSI juga bertambah sekitar satu juta orang.
“Ketika anak muda mulai menabung untuk haji, yang dipersiapkan sebenarnya bukan hanya dana. Mereka sedang mempersiapkan sebuah perjalanan yang memiliki nilai spiritual dan personal. Ada tujuan yang ingin dicapai, ada proses yang harus dijalani, dan ada makna yang ingin dibawa pulang,” tambah Ida.
Dari sisi kinerja, Tabungan Haji BSI tumbuh 16,02% (YoY) dengan total dana mencapai Rp17,1 triliun per Juli 2026. Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan ibadah haji bersama BSI.
Tabungan Bukan Tujuan Akhir
BSI memandang tabungan sebagai langkah awal menuju sebuah perjalanan, bukan sekadar produk finansial. Karena itu, BSI terus menghadirkan kemudahan agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mulai mempersiapkan perjalanan haji sejak dini.
Melalui Tabungan Haji BSI, masyarakat dapat mulai menabung dengan setoran awal Rp100 ribu dan bebas biaya administrasi bulanan. Persiapan tersebut semakin mudah melalui BYOND by BSI, yang memungkinkan nasabah membuka rekening dan melakukan perencanaan tabungan haji secara digital, kapan pun dan di mana pun.
Nasabah juga dapat memanfaatkan fitur autodebet untuk membangun kebiasaan menabung secara konsisten dan lebih terarah. “Bagi kami, tabungan hanyalah awal. Yang lebih penting adalah perjalanan dan tujuan di balik tabungan tersebut. Kami ingin membantu generasi muda mengambil langkah kecil hari ini untuk mewujudkan perjalanan besar yang memiliki makna,” jelas Ida.
Karena itu, BSI tidak berhenti pada penyediaan produk tabungan, tetapi terus membangun ekosistem haji dan umrah yang menyeluruh. Ekosistem tersebut mencakup akses kepada mitra perjalanan yang terpercaya, dukungan bimbingan ibadah, kemudahan transaksi selama perjalanan, hingga layanan digital yang menghadirkan konten spiritual yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Sebagai bagian dari upaya memperluas akses dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan ibadah sejak dini, BSI juga terus menyosialisasikan Program Indonesia Berhaji. BSI meyakini, ketika menabung memiliki tujuan yang lebih besar, aktivitas finansial dapat menjadi bagian dari perjalanan membangun kehidupan yang lebih terarah, bermakna, dan memberi manfaat.