Jenis Profesi yang Bikin Pengajuan KPR Susah Disetujui Bank

Kamis, 10 September 2026 | 12:51:30 WIB
KPR. ( sumber : net )

Pekerja Lepas atau Freelance

Pekerja lepas atau freelancer kini semakin banyak ditemukan.

Salah satu daya tariknya adalah fleksibilitas waktu dan kesempatan memperoleh penghasilan dari berbagai proyek.

Namun, penghasilan freelancer bisa naik turun setiap bulan.

Kondisi tersebut dapat menjadi pertimbangan bank ketika menilai kemampuan calon debitur.

Bukan berarti freelancer tidak dapat mengajukan KPR.

Selama memiliki penghasilan yang memadai dan dapat menunjukkan bukti pemasukan secara jelas, peluang mendapatkan pembiayaan tetap terbuka.

Bank dapat melihat rata-rata penghasilan serta riwayat transaksi untuk menilai kemampuan calon nasabah dalam membayar cicilan.

Wiraswasta

Wiraswasta juga memiliki tantangan tersendiri ketika mengajukan KPR.

Berbeda dengan karyawan yang menerima gaji rutin, penghasilan pengusaha sangat bergantung pada kondisi bisnis yang dijalankan.

Bisnis yang omzetnya naik turun atau bahkan mengalami kerugian dapat membuat kemampuan membayar cicilan menjadi kurang meyakinkan di mata bank.

Karena itu, pemilik usaha perlu menjaga kondisi bisnis tetap sehat dan memiliki arus pemasukan yang jelas.

Bukti transaksi dan dokumen usaha juga dapat membantu bank menilai kemampuan finansial calon debitur.

Pada akhirnya, tidak ada jenis pekerjaan tertentu yang secara otomatis membuat pengajuan KPR pasti ditolak.

Faktor yang paling penting adalah kemampuan membayar, kestabilan serta bukti penghasilan, kelengkapan dokumen, dan riwayat kredit calon debitur.

Karena itu, pekerja informal, freelancer, wiraswasta, maupun pekerja dengan risiko tinggi tetap memiliki peluang mendapatkan KPR selama mampu memenuhi persyaratan yang ditetapkan bank.

Halaman :

Tags

Terkini