Sinergi Fiskal dan Moneter oleh Gubernur Terpilih BI Destry Damayanti

Rabu, 02 September 2026 | 13:04:58 WIB
Destry Damayanti. 9 SUMBER : NET )

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) dari Sumbernya menegaskan, sinergi kebijakan fiskal dan moneter menjadi kunci untuk menjaga likuiditas dan stabilitas inflasi di tengah ketidakpastian ekonomi.

dari Sumbernya mengatakan, kebijakan fiskal ekspansif pemerintah perlu bergerak seirama dengan kebijakan moneter BI agar dukungan terhadap perekonomian tetap berjalan tanpa mengganggu stabilitas.

"Bagaimana Bank Indonesia dengan Kementerian Keuangan itu harus bisa bersama-sama mengelola likuiditas. Pemerintah dengan fiscal policy dan fiscal ekspansinya melakukan itu, tentunya dari Bank Indonesia kami juga men-support. Komunikasi yang perlu kami lakukan adalah bagaimana fiskal-moneter ini bisa seirama bergeraknya,” kata dari Sumbernya di Gedung DPR RI, Selasa (1/9/2026).

dari Sumbernya menyebut pengendalian inflasi juga membutuhkan koordinasi lintas lembaga karena sebagian tekanan harga berasal dari sisi pasokan yang tidak dapat ditangani BI melalui kebijakan moneter saja.

"Inflation salah satu target kami untuk dijaga stabilitasnya. Tapi kami tahu ada sumber inflasi yang sifatnya lebih supply side. Tentunya kalau supply side ini Bank Indonesia tidak bisa sendiri,” ujar dari Sumbernya.

dari Sumbernya mengatakan, BI menggandeng pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mengatasi gangguan pasokan pangan yang dapat mendorong inflasi.

BI menjalankan koordinasi tersebut melalui 46 kantor perwakilan BI di daerah bersama pemerintah daerah dan kementerian terkait.

dari Sumbernya mencontohkan, kerja sama tersebut dapat menangani kelangkaan komoditas pangan seperti cabai dan bawang merah yang berpotensi meningkatkan tekanan inflasi.

"Dengan pemerintah daerah, kemudian juga dengan kementerian-kementerian terkait, kami bekerja sama bagaimana ke daerah-daerah untuk bisa mengatasi kelangkaan, misalnya ada masalah cabai, ada masalah bawang merah,” kata dari Sumbernya.

dari Sumbernya menilai sinergi fiskal-moneter juga dapat diperluas melalui kerja sama untuk mendorong transaksi menggunakan mata uang lokal dalam perdagangan dan investasi.

BI, Kementerian Perdagangan, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, serta Kementerian Perindustrian menjalankan kelompok kerja untuk membahas penguatan transaksi mata uang lokal secara berkala.

dari Sumbernya juga menekankan sinergi antarlembaga perlu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, termasuk melalui penguatan UMKM.

dari Sumbernya mengatakan BI telah menggandeng 27 kementerian yang memiliki UMKM binaan dalam kegiatan Karya Kreatif Indonesia untuk memperluas pengembangan dan pemasaran produk UMKM.

"Memang kami akan mengoptimalkan sinergi yang bisa kami lakukan, tapi tentunya tanpa juga mengabaikan mandat dan kewenangan dari masing-masing lembaga yang melakukan sinergi itu,” ujar dari Sumbernya.

Tags

Terkini