IHSG MENGUAT 0,41% KE 6.552 PADA AWAL SESI, 353 SAHAM BERADA DI ZONA HIJAU

Selasa, 01 September 2026 | 11:13:00 WIB

FINANSIALFOKUS.COM — Jakarta — Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka dengan dominasi penguatan yang luas. Data menunjukkan 353 saham tercatat di zona hijau, sementara 478 saham lainnya stagnan dan hanya 132 saham yang melemah. Kondisi ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek pasar meski tekanan global masih ada.

Indeks Utama dan Mayoritas Sektor Kompak Menguat

Seluruh indeks acuan kompak bergerak positif pada pembukaan. Indeks LQ45 memimpin dengan penguatan 0,54% ke level 647, disusul IDX30 yang naik 0,46% ke 362, dan MNC36 yang menguat 0,42% ke 281. Sementara itu, indeks JII tercatat naik tipis 0,15% ke 395.

Dari sisi sektoral, hampir semua sektor berada di wilayah positif. Energi, keuangan, bahan baku, infrastruktur, hingga teknologi kompak menguat. Sektor konsumer siklikal dan non-siklikal juga turut mendukung laju indeks, begitu pula sektor transportasi, industri, dan kesehatan. Satu-satunya sektor yang tertekan adalah properti, yang menjadi pengecualian di tengah penguatan yang merata ini.

Top Gainers dan Losers: Saham Lapis Kedua Mendominasi

Posisi top gainers pada awal sesi diramaikan oleh saham-saham non-unggulan. Reksa Dana Indeks Bahana ETF Bisnis - 27 memimpin penguatan, diikuti oleh PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) dan PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA).

Di sisi lain, tekanan jual terlihat pada PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS), PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM), dan PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) yang menempati posisi top losers.

Potensi Reli Lanjutan di Awal September

Penguatan pada hari ini sejalan dengan catatan positif IHSG pada pekan sebelumnya, di mana indeks sempat menunjukkan peluang reli menuju level 6.822 pada awal September 2026. Namun, pelaku pasar tetap perlu mencermati data negatif perdagangan bursa pekan lalu yang mencatat IHSG turun 0,12% secara mingguan, dengan kapitalisasi pasar yang tergerus ke Rp11.431 triliun.

Pergerakan indeks pagi ini akan sangat ditentukan oleh konsistensi aksi beli investor asing dan domestik hingga penutupan sesi pertama. Dukungan dari sektor perbankan dan energi menjadi kunci utama untuk mempertahankan laju penguatan.

Investasi mengandung risiko.

Terkini