Investigasi Baru NHTSA ke Mesin V-8 6.2L GM: Recall Gagal, Ratusan Mesin Kembali Rusak

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:59:00 WIB

FINANSIALFOKUS.COM — Masalah mesin V-8 andalan General Motors (GM) ini bukan sekadar gosip atau keluhan segelintir pemilik. Data resmi yang dirilis National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) melalui Office of Defects Investigation (ODI) pada akhir Agustus lalu menunjukkan pola kegagalan yang sistemik dan terus berulang. Untuk pasar Indonesia, ini menjadi pelajaran penting soal keandalan mesin besar yang sering dianggap paling tangguh.

Angka yang Tidak Bisa Diabaikan: 6.953 Laporan Kegagalan

Angka ini jauh dari kata wajar. Hingga 20 Agustus lalu, ODI mencatat ada 499 laporan kegagalan mesin pasca-perbaikan yang masuk langsung ke mereka. Namun, jumlah itu hanya puncak gunung es. GM sendiri melaporkan telah menerima 6.953 keluhan terkait mesin yang rusak setelah menjalani prosedur recall.

Lebih parahnya lagi, dari 499 laporan yang masuk ke NHTSA, sebanyak 473 kendaraan mengalami kegagalan mesin hanya dengan mengganti oli ke viskositas yang lebih kental. Sisanya, 26 unit, justru rusak lagi setelah menjalani penggantian mesin total. Ini membuktikan bahwa solusi yang ditawarkan GM tidak menyentuh akar permasalahan.

Akar Masalah: Bukan Sekadar Oli, Tapi Cacat Manufaktur

Recall dengan nomor 25V-274 ini sebenarnya ditarik karena adanya cacat manufaktur pada crankshaft dan connecting rod. Cacat ini bisa menyebabkan mesin mati total di tengah jalan—kondisi yang sangat berbahaya, apalagi untuk kendaraan yang biasa membawa keluarga atau muatan berat.

Prosedur recall awal terdengar masuk akal: inspeksi menyeluruh pada mesin. Untuk unit yang dianggap lolos inspeksi, GM memberikan solusi berupa oli dengan viskositas lebih tinggi, tutup oli baru, dan penggantian filter oli. Namun, strategi ini jelas keliru. Mengganti oli tidak akan memperbaiki komponen logam yang secara fisik sudah cacat sejak dari pabrik.

Investigasi Diperluas: Mesin di Luar Rentang Recall Juga Bermasalah

Kabar buruknya, masalah ini tidak hanya terbatas pada unit yang masuk daftar recall. ODI menemukan 191 kasus kegagalan mesin baru yang terjadi pada L87 yang diproduksi di luar rentang produksi yang ditetapkan dalam recall awal. Artinya, cacat ini kemungkinan besar tidak hanya terjadi pada satu batch produksi tertentu.

Karena temuan ini, ODI kini secara resmi memperluas investigasi untuk mencakup semua mesin L87 6.2-liter, bukan hanya yang tercakup dalam recall 25V-274. Investigasi ini dinaikkan statusnya menjadi engineering analysis, yang merupakan langkah sebelum potensi recall wajib yang lebih besar atau denda finansial.

Yang Harus Diperhatikan Pemilik Kendaraan GM V-8

Bagi Anda yang memiliki kendaraan GM dengan mesin L87—seperti Chevrolet Silverado, Tahoe, Suburban, atau GMC Yukon—ada beberapa hal yang perlu dicermati:

  • Gejala awal: Perhatikan suara ketukan (knocking) dari mesin, terutama saat dingin atau beban rendah. Ini sering menjadi tanda awal kerusakan bearing.
  • Riwayat servis: Pastikan Anda mengecek apakah kendaraan Anda termasuk dalam daftar recall 25V-274 melalui situs resmi NHTSA atau dealer.
  • Jangan abaikan lampu peringatan: Jika check engine light menyala atau muncul penurunan performa drastis, segera bawa ke bengkel resmi untuk

Terkini