Bank Indonesia Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 4,9-5,7% di 2026

Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:51:56 WIB
Deputi Gubernur Bank Indonesia. ( sumber : net )

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memberikan proyeksi mengenai perkembangan ekonomi Tanah Air untuk sisa tahun 2026.

BI mengestimasi, peningkatan ekonomi berada pada rentang 4,9 hingga 5,7 persen.

Deputi Gubernur BI, Aida S Budiman menerangkan kondisi tersebut dipicu mulai dari investasi sampai dengan belanja negara.

"Sehingga, kami melihat pertumbuhan ekonominya masih dalam kisaran 4,9 persen sampai 5,7 persen dan bahkan sekarang sudah mulai titik tengah menuju ke atas. Mudah-mudahan ini yang akan terjadi," kata Aida dalam Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (19/8).

Ia memperhatikan saat ini telah banyak rencana strategis yang sudah mulai peletakan batu pertama sehingga bakal berimbas terhadap perekonomian.

Sementara dari sisi pengeluaran negara, adanya gaji ke-13 juga akan memberikan dukungan.

"Termasuk juga bagaimana spending dari pemerintah, baik untuk pengeluaran pegawai maupun pemberdayaan barang dan jasa, termasuk gaji ke-13. Ini semua membawa momentum yang positif untuk paruh kedua 2026," ujarnya.

Aida juga menerangkan, walaupun inflasi mengalami peningkatan tipis, saat ini inflasi masih berada di posisi yang terkendali.

"Ini juga dibarengi dengan inflasi yang terjaga, tidak dipungkiri inflasi tetap dalam kondisi sedikit mengalami kenaikan di akhir tahun tetapi semuanya masih dalam target 2,5 plus minus 1 persen bahkan hanya sedikit di atas 3 persen, ini dari hitungan kami," kata Aida.

Sebelumnya, Presiden Prabowo berbicara perihal perkembangan ekonomi tahun penuh 2026.

Ia percaya diri, peningkatan ekonomi secara tahun penuh bisa menyentuh 6 persen.

Sasaran tersebut, menurut Prabowo dapat diraih melalui kebijakan-kebijakan pemerintah yang sesuai.

"Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, yang rasional, yang menggunakan akal sehat, saya yakin, pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6 persen," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta pada Jumat (14/8).

Tags

Terkini