Kartu Kredit Indonesia Resmi Dirilis BI dan Bisa Dipakai Transaksi QRIS

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:49:07 WIB
BI bersama ASPI meluncurkan Kartu Kredit Indonesia. ( sumber : net )

JAKARTA - Bank Indonesia bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia meluncurkan Kartu Kredit Indonesia segmen ritel untuk perorangan serta korporasi sebagai sarana pembayaran tunda domestik.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Ryan Rizaldy menuturkan, KKI ritel dihadirkan demi merengkuh segmen pemakai pembayaran kredit di kalangan anak muda yang semakin mendominasi ranah transaksi nontunai.

"Paling tidak pangsa masyarakat yang saat ini memang akhir-akhir ini terutama yang digerakkan oleh generasi Z dan generasi milenial, pengguna sumber dana kredit ini bisa masuk ke dalam KKI segmen ritel ini," ujar Ryan dari Sumbernya.

Ryan menerangkan, pada tahap awal, KKI dikeluarkan dalam bentuk kartu digital untuk keperluan transaksi QRIS pindai maupun QRIS nirsentuh.

Ryan menyambung bahwa pengembangan KKI dilaksanakan secara bertahap, mulai dari fitur pembayaran QRIS, dilanjutkan pembayaran daring, hingga pencetakan kartu fisik.

Pada tahap perdana, peluncuran KKI digarap oleh beberapa Penyelenggara Jasa Pembayaran, yaitu BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Mega, serta BSI untuk skema pembiayaan syariah.

Pada kesempatan yang sama, Pejabat Sementara Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan, kehadiran KKI ritel adalah wujud kedaulatan sistem pembayaran nasional sekaligus instrumen pendukung daya beli masyarakat di tengah gejolak ekonomi global.

Destry mengemukakan, implementasi KKI sebagai alternatif sarana pembayaran tunda domestik yang efisien, pruden, serta terintegrasi dengan infrastruktur sistem pembayaran nasional.

"Kehadiran skema domestik ini memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk masuk dalam ekosistem digital dan menyediakan alternatif fasilitas kredit untuk menopang konsumsi masyarakat," tutur Destry dari Sumbernya.

Di sisi lain, Ketua ASPI Santoso Liem memproyeksikan, kehadiran KKI yang terhubung dengan QRIS mempunyai potensi menggeser porsi transaksi kartu kredit konvensional menuju skema domestik hingga 10 persen.

Pada saat ini, pangsa pasar kartu kredit di industri tercatat tersisa sekitar 15 persen seiring pesatnya pemanfaatan QRIS.

"Jadi kami harapkan dengan kartu kredit KKI ini sudah mulai di-introduce dengan QRIS, kami harapkan di antara 15 persen itu, mungkin 10 persen akan pindah," jelas Santoso dari Sumbernya.

Tags

Terkini