Peran BRI dalam Ekosistem Investasi di Kawasan Industri Batam

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:39:39 WIB
BRI. ( sumber : net )

BATAM - Peran lembaga keuangan dalam memacu penanaman modal di Batam, Kepulauan Riau, tidak lagi sekadar memberi pinjaman, melainkan bertransformasi menjadi rekan yang menyokong keperluan penanam modal dari fase persiapan sampai berjalannya bisnis.

Group Head PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Adhi Pratama menyatakan BRI merancang jawaban finansial menyeluruh guna menyokong lingkungan bisnis kawasan industri, mencakup keperluan penanam modal luar negeri serta badan usaha yang bertindak sebagai tenant.

Model tersebut dibangun lewat fasilitas one-stop solution yang meliputi pembiayaan, transaksi komersial, pengaturan arus uang, perniagaan serta valuta asing, sampai keperluan jaringan distribusi.

"BRI menawarkan solusi dengan menyediakan layanan keuangan yang disesuaikan untuk memenuhi beragam kebutuhan bisnis," kata Adhi dalam acara Batam Investment Forum 2026.

Berdasarkan keterangan dia, keperluan badan usaha di kawasan industri bermula semenjak sebelum aktivitas komersial berjalan.

Penanam modal memerlukan tempat, peninjauan, keabsahan bisnis, rekan lokal, jejaring rantai nilai, serta sokongan dana dan pinjaman.

Keperluan itu lantas bertumbuh manakala badan usaha mulai berjalan, meliputi keperluan sarana prasarana, pekerja, alat transportasi dinas, pertanggungan dan pengaturan transaksi badan usaha.

Oleh karena itu, BRI menaruh institusi keuangan sebagai elemen dari ekosistem penanaman modal, bukan sekadar sebagai badan pemberi kredit.

Adhi memaparkan pembangunan kawasan industri memerlukan sokongan bermacam sarana prasarana, layaknya air, pemurnian limbah cair, tenaga listrik dan jaringan internet.

BRI lewat regu Foreign Direct Investment turut merancang sokongan bagi keperluan penanam modal asing yang masuk ke kawasan industri.

"FDI Team kami siap mendukung kebutuhan investasi," kata dia.

Selepas badan usaha berjalan, sokongan dilebarkan lewat fasilitas untuk keperluan pekerja, pertanggungan, alat transportasi dinas hingga transaksi badan usaha.

Lewat PKSS yang ialah bagian dari BRI Group, contohnya, badan usaha sanggup memperoleh sokongan tenaga kerja yang telah diuji keabsahannya.

Sementara BRI Finance menyiapkan keperluan alat transportasi dinas badan usaha.

Menurut Adhi, pengokohan lingkungan penanaman modal pun perlu memandang rantai komersial secara utuh, berawal dari bahan mentah, tahapan pembuatan sampai penyaluran.

Oleh sebab itu, BRI menyiapkan fasilitas Trade and Forex, pinjaman khusus, business matching dari usaha cilik sampai korporasi, serta penjagaan harta dan pertanggungan.

Cara pandang tersebut memberi peluang bagi pegiat usaha untuk memperoleh sokongan finansial selaras keperluan pada tiap fase bisnis.

"BRI offers solution by providing financial services tailored to meet diverse business needs (BRI menawarkan solusi dengan menyediakan layanan keuangan yang disesuaikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan bisnis)," kata Adhi.

Dalam kaitan Batam, pola tersebut dipandang sesuai sebab naiknya penanaman modal bukan cuma memerlukan kawasan industri dan modal, melainkan juga jaringan distribusi yang sanggup menyambungkan badan usaha besar dengan pegiat usaha lainnya.

Dengan begitu, penanaman modal yang masuk diantisipasi sanggup memunculkan dampak berganda bagi perekonomian daerah.

"BRI juga menawarkan berbagai layanan korporasi, mulai dari rekening perusahaan, kartu korporasi, transaksi valuta asing, trade finance, bank garansi, pengelolaan kas, penggajian, manfaat karyawan, hingga pembiayaan kepemilikan rumah dan kendaraan," kata dia.

Fasilitas tersebut dikembangkan dalam model One BRI Solutions, yang memadukan bermacam keperluan finansial badan usaha dalam satu lingkungan.

Berdasarkan keterangan Adhi, cara pandang tersebut menjelma sebagai bagian dari usaha institusi keuangan untuk menyesuaikan diri dengan pergeseran keperluan dunia usaha yang kian rumit.

Dengan penanaman modal Batam yang terus maju dan masuknya penanaman modal dari pelbagai negara, keperluan terhadap fasilitas finansial yang kilat, terpadu dan sanggup mengikuti rantai komersial pun makin besar.

Tags

Terkini