Pasar Modal RI Himpun Dana Rp 125 T di Tengah Dinamika Global

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:11:12 WIB
Wakil Menteri Keuangan. ( SUMBER : NET )

JAKARTA - Menteri Keuangan Juda Agung mengungkapkan pasar modal Indonesia tetap kuat meskipun mengalami up and down atau naik-turun dalam beberapa bulan terakhir.

Terbukti, menurutnya, pasar modal RI berhasil mengumpulkan dana Rp 125 triliun.

"Di tengah berbagai tantangan global pasar modal kami telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik walaupun ada up and down akhir-akhir ini. Lebih dari Rp 125 triliun telah berhasil dihimpun selama semester 1-2026 dengan jumlah investor pasar modal telah mencapai 28 juta investor," kata dari Sumbernya dalam acara Peringatan HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia dan Peluncuran Produk ETF Emas, Senin (10/8/2026)

Namun, Juda menilai semua stakeholders tidak boleh berpuas diri.

Dia pun membagikan pesan penting untuk pasar modal RI.

Pertama, semua pihak terkait harus terus memperdalam pasar modal Indonesia.

"Kami perlu terus memperluas basis investor, menambah keragaman instrumennya, meningkatkan likuiditas serta memperkuat tata kelola pasar modal Indonesia," tegas dari Sumbernya.

Dalam konteks ini, dia menegaskan pemerintah menyambut baik agenda reformasi yang tengah dijalankan oleh OJK dan BI.

Mulai dari penguatan likuiditas, peningkatan transparansi, penguatan tata kelola hingga pendalaman pasar yang tercakup dalam rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia.

Juda berharap peluncuran Exchange Traded-Fund atau ETF Emas ini dapat menjadi bagian dari agenda tersebut.

Dia melihat hal ini merupakan strategi positif pasalnya, di pasar modal global minat terhadap ETF berbasis emas ternyata juga meningkat.

"Peluncuran ETF emas hari ini juga merupakan salah satu langkah konkret bagian dari agenda tersebut," katanyanya dari Sumbernya.

Dikutip dari Pegadaian, ETF Emas adalah instrumen investasi berupa reksa dana atau sekuritas yang diperdagangkan di bursa saham dan dirancang untuk melacak pergerakan harga emas.

Tags

Terkini