BTN Raih Pujian Menteri PKP Usai Jadi Penyalur KPR Subsidi Terbanyak

Jumat, 07 Agustus 2026 | 10:26:34 WIB
Sufri Yuliardi. ( sumber : net )

BATANG - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memberikan penghargaan atas kepemimpinan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dalam distribusi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi tingkat nasional.

Penghargaan tersebut diungkapkan pada acara Akad Massal 62.710 KPR Sejahtera FLPP yang dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

“Kemudian Dirut BTN, Pak Nixon untuk rumah subsidi paling tinggi BTN. Bisa saya laporkan Pak Presiden untuk rumah subsidi BTN adalah yang paling tinggi (penyaluran pembiayaannya). Terima kasih Pak Nixon,” jelas Maruar Sirait.

Di momen serupa, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dalam pidatonya bahwa tempat tinggal adalah keperluan yang sangat mendasar bagi warga.

Presiden mengajak semua pihak terkait untuk meningkatkan kerja sama supaya makin banyak warga bisa mempunyai hunian yang pantas serta terjangkau.

Di acara tersebut, BTN tercatat sebagai lembaga perbankan dengan jumlah nasabah paling besar.

Sebanyak 30.203 peminjam BTN turut serta dalam akad baik secara tatap muka maupun virtual dari seluruh penjuru Indonesia.

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menyebutkan, keberhasilan ini ialah dampak dari kerja sama seluruh ekosistem hunian yang kian solid, termasuk bantuan Danantara Indonesia dalam meningkatkan sinergi antara pemerintah, BP Tapera, lembaga keuangan, serta pengembang.

“Apresiasi dari Menteri PKP menjadi penyemangat bagi BTN untuk terus menjalankan mandat sebagai pemimpin pembiayaan perumahan nasional. Bersama Danantara Indonesia, kami terus memperkuat kolaborasi ekosistem agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap rumah yang layak, terjangkau, dan berkualitas,” kata Nixon.

Hingga 29 Juli 2026, sesuai pemaparan Kementerian PKP, BTN telah mendistribusikan 55.766 unit KPR FLPP, jumlah tertinggi dibandingkan bank Himbara lainnya.

Sementara itu, PT Bank Syariah Nasional (BSN) melaporkan distribusi sebanyak 28.282 unit.

Secara akumulatif, BTN serta BSN telah mendistribusikan 84.048 unit hunian subsidi selama 2026.

Menurut Nixon, dominasi BTN dalam pembiayaan rumah rakyat tidak sekadar ditunjukkan melalui penyaluran KPR kepada warga, namun juga melalui peningkatan sektor penawaran.

Hingga 29 Juli 2026, realisasi Kredit Program Perumahan (KPP) BTN telah menyentuh angka sekitar Rp4,39 triliun untuk membantu pihak pengembang, kontraktor, toko material, serta pelaku ekonomi lainnya dalam rantai suplai hunian.

Sedangkan Akad Massal KPR Sejahtera FLPP tahun ini adalah yang terbesar sejak pertama kali diadakan.

BP Tapera mencatat acara tersebut melibatkan 62.710 peminjam di 372 kabupaten/kota pada 36 provinsi, sekaligus menunjukkan makin kuatnya sinergi pemerintah dan sektor perbankan dalam mempercepat penyediaan hunian bagi warga berpenghasilan kecil.

Tags

Terkini