JAKARTA - Kompas.com - Harga emas dunia diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (5/8/2026).
Prospek tersebut ditopang oleh kombinasi sinyal teknikal yang dinilai semakin positif, di tengah tingginya minat investor terhadap aset safe haven akibat meningkatnya ketidakpastian global.
Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit mengatakan, secara teknikal pergerakan harga emas (XAU/USD) pada time frame harian menunjukkan kondisi yang semakin konstruktif.
Baca juga:
Harga Emas Antam Hari Ini 5 Agustus Turun Lagi, 1 Gram Rp 2,59 Juta Lihat Foto Ilustrasi emas.
Berapa lama investasi emas bisa untung?
Berapa lama investasi emas agar bisa untung?
Tips investasi emas.(SHUTTERSTOCK/VLADKK)
Salah satu indikator yang menjadi perhatian adalah terbentuknya pola Bullish Pennant, yang umumnya menjadi sinyal kelanjutan tren naik setelah harga bergerak dalam fase konsolidasi.
Arsip Foto ”Kompas”: Kecelakaan Maut yang Mengubah Wajah Kalijodo Artikel Kompas.id
"Pola tersebut telah dikonfirmasi melalui breakout dari area konsolidasi, sehingga membuka peluang bagi harga untuk melanjutkan kenaikan pada sesi perdagangan berikutnya," ujar Geraldo dari Sumbernya.
Menurut Dupoin Futures, keluarnya harga dari fase konsolidasi mengindikasikan tekanan beli mulai kembali menguat setelah sebelumnya pasar bergerak dalam rentang yang relatif sempit.
Kondisi tersebut menunjukkan pelaku pasar mulai mengambil alih kendali sehingga berpotensi mendorong harga emas menuju area resistance yang lebih tinggi apabila momentum positif tetap terjaga.