Paylater Jadi Tren, Simak Keuntungan, Risiko dan Alternatifnya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:44:35 WIB
Ilustrasi Paylater (sumber foto: NET)

JAKARTA Di era digital, berbelanja semakin mudah. Hanya dengan beberapa klik, barang impian bisa dibeli tanpa harus membayar penuh di awal. Salah satu layanan yang memungkinkan hal tersebut adalah paylater atau Buy Now, Pay Later (BNPL).

Bagi sebagian orang, paylater dianggap solusi praktis ketika membutuhkan barang atau jasa mendesak. Namun di balik kemudahannya, terdapat risiko yang perlu dipahami agar tidak terjebak masalah keuangan.

Paylater adalah layanan pembiayaan yang memungkinkan pengguna membeli barang atau jasa sekarang, lalu membayarnya di kemudian hari sesuai tenor. Konsepnya mirip kartu kredit, tetapi pendaftaran lebih cepat dan biasanya hanya membutuhkan verifikasi data melalui aplikasi.

Istilah penting dalam paylater:

  • Limit kredit, batas maksimal dana yang dapat digunakan.
  • Tenor, jangka waktu pelunasan mulai dari bayar bulan depan hingga 12 bulan.
  • Biaya layanan dan administrasi, meski ada promo bunga 0% tetap perlu diperhatikan.
  • SLIK OJK, mencatat riwayat kredit yang bisa terpengaruh jika sering terlambat membayar.

Keuntungan menggunakan paylater:

  • Proses pendaftaran cepat dan praktis.
  • Tidak perlu dana penuh saat bertransaksi.
  • Bisa digunakan untuk kebutuhan mendesak.
  • Tersedia di berbagai platform belanja.
  • Fleksibilitas memilih tenor pembayaran.

Risiko menggunakan paylater:

  • Mendorong perilaku belanja impulsif.
  • Tagihan menumpuk jika memakai banyak layanan sekaligus.
  • Denda keterlambatan menambah beban.
  • Mengganggu perencanaan keuangan jangka panjang.

Paylater sebaiknya digunakan hanya untuk kebutuhan mendesak, dengan rencana pembayaran jelas, nominal sesuai kemampuan, dan bukan untuk gaya hidup semata.

Alternatif yang lebih sehat adalah konsep “Nabung Dulu, Beli Kemudian”. Dengan menabung rutin, seseorang bisa membeli barang menggunakan dana yang sudah disiapkan, menghindari cicilan dan denda. Tujuan keuangan seperti gadget baru, liburan, pendidikan, dana darurat, hingga modal usaha bisa dicapai dengan cara ini.

Program Tabungan MeSya Berkah Rencana Berhadiah dari Bank Mega Syariah hadir sebagai solusi. Nasabah menabung dengan nominal tetap setiap bulan dalam periode 12, 24, atau 36 bulan, dengan fitur autodebet agar disiplin. Hadiah diberikan di awal pembukaan rekening tanpa mengurangi setoran tabungan.

Tabungan ini berbasis prinsip syariah sehingga memberi rasa tenang. Nasabah dapat menyesuaikan target dana dan jangka waktu sesuai kebutuhan.

Terkini