JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dilaporkan mengalami fluktuasi sepanjang periode 25 sampai 29 Mei 2026. Waktu perdagangan pada pekan ini berjalan lebih pendek karena terpotong oleh hari libur nasional.
Aktivitas di lantai bursa tercatat hanya berlangsung efektif selama tiga hari kerja. Kondisi tersebut terjadi karena adanya perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah serta rangkaian cuti bersama pada pertengahan pekan.
Dalam periode perdagangan yang singkat itu, IHSG terkoreksi tipis sekitar 0,56 persen.
Indeks ditutup pada level 6.127,38, mengalami penurunan dari pekan sebelumnya yang berada pada posisi 6.162,38.
Walaupun indeks mengalami penurunan, nilai kapitalisasi pasar justru menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 0,88 persen.
Total nilai pasar tersebut merangkak naik dari Rp 10.635 triliun hingga mencapai Rp 10.729 triliun di akhir pekan.
Berikut adalah rincian data aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia:
IHSG: Melemah 0,56 persen ke level 6.127,38.
Kapitalisasi Pasar: Meningkat 0,88 persen menjadi Rp 10.729 triliun.
Rata-rata Nilai Transaksi Harian: Melonjak 30,37 persen mencapai Rp 28,38 triliun.
Rata-rata Frekuensi Harian: Turun 10,87 persen menjadi 2,11 juta kali transaksi.
Rata-rata Volume Transaksi Harian: Menyusut 15,60 persen ke angka 30,95 miliar saham.
Laporan pergerakan tersebut memperlihatkan bahwa walau frekuensi perdagangan menyusut, perputaran nilai transaksi di bursa justru mengalami kenaikan yang signifikan.
Lonjakan nilai transaksi harian yang mencapai 30,37 persen menjadi pusat perhatian utama dalam laporan perdagangan pekan ini.
Catatan itu melampaui pencapaian pekan lalu yang berada di angka rata-rata Rp 21,77 triliun per hari.
Berikut adalah perbandingan indikator pasar modal antara pekan ini dan pekan sebelumnya:
Indikator Pasar: Penutupan IHSG Pekan Sebelumnya: 6.162,38 Pekan Ini: 6.127,38 Perubahan: -0,56%
Indikator Pasar: Kapitalisasi Pasar Pekan Sebelumnya: Rp 10.635 Triliun Pekan Ini: Rp 10.729 Triliun Perubahan: +0,88%
Indikator Pasar: Rata-rata Nilai Transaksi Pekan Sebelumnya: Rp 21,77 Triliun Pekan Ini: Rp 28,38 Triliun Perubahan: +30,37%
Indikator Pasar: Volume Transaksi Harian Pekan Sebelumnya: 36,67 Miliar Saham Pekan Ini: 30,95 Miliar Saham Perubahan: -15,60%
Data di atas menunjukkan perbedaan yang kontras antara kenaikan nilai transaksi dengan penurunan volume saham yang ditransaksikan selama periode tersebut.
Pada sisi yang lain, penanam modal asing kembali melakukan aksi jual bersih dengan jumlah yang cukup besar.
Nilai jual bersih dari investor luar negeri tersebut menembus angka Rp 8,51 triliun pada penutupan pekan ini.
Bila diakumulasikan sepanjang tahun berjalan di 2026, jumlah seluruh aksi jual bersih oleh investor asing telah menyentuh Rp 53,97 triliun.
Tekanan dari pihak asing ini menjadi salah satu faktor penentu pergerakan indeks di bursa efek.