JAKARTA - Nilai tukar rupiah di pasar spot semakin melemah saat pembukaan perdagangan Selasa, 26 Mei 2026. Per pukul 09.32 WIB, rupiah terdepresiasi 37 poin atau 0,21 persen ke level 17.781 per dollar Amerika Serikat (AS).
Rupiah melanjutkan pelemahan sehari sebelumnya. Pada Senin, 25 Mei 2026, rupiah di pasar spot melemah 0,15 persen ke Rp 17.744 per dollar AS.
Pelemahan kurs rupiah dinilai masih dipengaruhi sentimen domestik maupun global yang belum sepenuhnya kondusif bagi pasar keuangan Indonesia. Karena itu, rupiah diprediksi bakal anjlok ke posisi Rp 17.800 per dollar AS pada perdagangan Selasa hari ini.
“Ya masih akan melemah di level Rp 17.740 sampai di level Rp 17.800 per dollar AS,”
Berbeda dengan kurs, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru dibuka menguat pagi ini dan sempat melesat hingga menyentuh angka tertinggi di 6.286,872.
Namun, setelah reli cepat di awal sesi, indeks mulai mengalami profit taking sehingga pergerakannya berangsur turun dan kini bergerak di kisaran 6.234 atau masih menguat 0,45 persen.
Mayoritas saham masih bergerak di zona hijau dengan rincian pergerakan sebagai berikut:
351 saham naik
235 saham turun
145 saham stagnan
Aktivitas transaksi juga terpantau cukup ramai dengan volume mencapai 7,27 miliar saham dan frekuensi perdagangan sebanyak 535.000 kali. Nilai transaksi mencapai Rp 4,11 triliun.