JAKARTA - Dinamika harga jual komoditas perak murni olahan PT Aneka Tambang Tbk kembali memperlihatkan arah pelemahan yang lumayan tajam pada sesi transaksi Selasa pagi, 26 Mei 2026.
Mengacu pada laporan terkini dari situs resmi Logam Mulia, angka nominal harga perak Antam hari ini mencatatkan penciutan sebesar Rp500, yang membuat posisinya kini tertahan di level Rp50.900 untuk tiap gramnya.
Keadaan ini bertolak belakang dengan kondisi yang berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026, yang mana nilai dagangnya sempat melambung tinggi dengan lonjakan senilai Rp1.850 hingga mencapai posisi Rp51.400 per gram.
Sementara itu, apabila melihat ke belakang pada transaksi hari Sabtu, 23 Mei 2026, produk logam mulia ini juga dilaporkan sempat menyusut sebesar Rp650 menuju ke posisi Rp49.550 per gram.
Bagi masyarakat yang memerlukan produk perak batangan murni, cetakan berat 250 gram hari ini ditawarkan dengan harga dasar senilai Rp13.125.000, sementara untuk angka yang telah dihitung dengan beban PPN 11% ditetapkan menjadi Rp14.568.750.
Untuk ukuran yang lebih besar, yakni bobot 500 gram, nilai dasar produk dipatok di angka Rp25.450.000, sedangkan untuk harga yang telah digabungkan dengan PPN 11% dipasarkan sebesar Rp28.249.500.
Di samping jenis murni batangan reguler, pilihan produk perak Antam Heritage dengan ukuran berat 31,1 gram pada hari ini dilepas seharga Rp2.130.800, dengan nominal akhir sesudah penambahan beban PPN 11% berada di angka Rp2.365.188.
Kemudian, untuk tipe perak Antam Heritage dengan ukuran berat mencapai 186,6 gram dilego dengan nilai dasar senilai Rp11.663.236, serta total harga jual yang telah mencakup PPN 11% menyentuh level Rp12.946.192.
Di pihak lain, perkembangan pasar dunia juga memperlihatkan tren kelesuan yang seirama, yang mana harga perak di perdagangan internasional diinformasikan turut melemah sebesar 2% kurang sedikit atau tepatnya 1,97% ke posisi 76,41 dolar per ons.