Harga Emas Dunia Naik ke Level US3 4.577 per Troy Ons Hari Ini

Senin, 25 Mei 2026 | 14:21:33 WIB
Ilustrasi Emas (sumber foto: NET)

JAKARTA - Nilai komoditas emas di pasar internasional mencatatkan kenaikan cukup signifikan pada sesi perdagangan pagi ini.

Kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah menjadi faktor utama yang memicu lonjakan harga logam mulia tersebut.

Pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026 pukul 06:34 WIB, harga emas dunia di pasar spot naik ke posisi US$ 4.577,9 per troy ons.

Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 1,35 persen dibandingkan posisi penutupan akhir pekan lalu.

Penguatan harga ini didorong oleh munculnya harapan baru terkait proses perdamaian di Timur Tengah.

Amerika Serikat dan Iran dikabarkan semakin dekat dalam mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik yang berlangsung sejak akhir Februari.

Proses tersebut kini disebut hanya tinggal menyelaraskan pemilihan bahasa resmi dan diprediksi rampung dalam hitungan hari.

Sebelumnya, menteri luar negeri Amerika Serikat sempat mengungkapkan adanya perkembangan positif mengenai situasi di Selat Hormuz.

“Hubungan kami dengan Iran menjadi lebih produktif dan profesional. Mereka menyadari bahwa tidak bisa mengembangkan atau membeli senjata nuklir maupun bom,” cuit Presiden AS Donald Trump di media sosial, akhir pekan lalu.

Optimisme perdamaian tersebut berdampak pada penurunan harga minyak dunia.

Pada pukul 06:40 WIB, minyak mentah jenis brent turun 5,29 persen ke level US$ 98,04 per barel, yang menjadi level di bawah US$ 100 pertama kali sejak 20 April.

Jika harga sektor energi dapat ditekan, risiko inflasi global yang tinggi berpotensi dihindari oleh berbagai negara.

Situasi ini memberi ruang bagi bank sentral dunia untuk melonggarkan kebijakan moneter melalui pemotongan suku bunga acuan.

Emas merupakan instrumen investasi yang tidak menghasilkan imbal hasil rutin, sehingga daya tariknya cenderung meningkat saat suku bunga berada di level rendah.

Berdasarkan analisis teknikal harian, pergerakan logam mulia ini terpantau masih berada dalam area bearish.

Hal tersebut ditunjukkan oleh indikator Relative Strength Index 14 hari yang berada di posisi 40, atau di bawah ambang batas 50.

Sementara itu, indikator Stochastic RSI 14 hari berada di level 20, yang menunjukkan area jual kuat serta hampir menyentuh kondisi jenuh jual.

Untuk proyeksi perdagangan hari ini, nilai emas berpotensi menguji area resisten di rentang US$ 4.603 sampai US$ 4.651 per troy ons.

Jika penguatan berlanjut, target batas atas optimistis diperkirakan mencapai US$ 4.660 per troy ons.

Namun, untuk target support terdekat berada di kisaran rentang berikut:

US$ 4.575 hingga US$ 4.543 per troy ons

Jika harga menembus titik pivot US$ 4.533 per troy ons, maka area US$ 4.527 sampai US$ 4.471 per troy ons berpotensi menjadi landasan support berikutnya.

Terkini