Gerak IHSG Diperkirakan Rawan Koreksi pada Senin Tanggal 25 Mei 2026

Senin, 25 Mei 2026 | 10:40:59 WIB
Ilustrasi Emas (sumber foto: NET)

JAKARTA - Alur pergerakan indeks harga saham gabungan diperkirakan masih memiliki risiko tertekan jatuh pada sesi transaksi yang berjalan pada Senin (25/5/2026).

Pada penutupan sebelumnya, posisi indeks sanggup mendarat menguat menuju level 6.162 atau terdongkrak 1,1 persen pada sesi niaga hari Jumat (22/5/2026) usai sempat merosot hingga terpuruk di posisi 5.966,8.

Hampir semua lini sektor berakhir di area penguatan, terkecuali untuk sektor perbankan dan keuangan yang justru melemah sebesar 0,38 persen pada transaksi hari Jumat kemarin.

Lompatan posisi indeks utama ini utamanya didorong oleh performa sektor energi serta barang baku yang masing-masing mendulang pertumbuhan sebesar 6,85 persen dan 4,84 persen.

Kondisi tersebut selaras dengan meluasnya informasi bahwa pihak pemerintah bakal mengulur penerapan menyeluruh regulasi ekspor batu bara serta produk strategis nasional lainnya sampai 1 Januari 2027.

Langkah pengunduran ini dinilai sanggup memberikan waktu transisi yang jauh lebih longgar bagi para pelaku ekspor serta mitra beli global dalam menyelaraskan diri terhadap regulasi baru.

Di sudut lain, zona penurunan indeks yang berpotensi terjadi selanjutnya diproyeksikan bakal menguji batas level 5.899 beserta area support penahannya.

Terdapat barisan rekomendasi emiten saham yang layak dicermati untuk keperluan aktivitas jual beli pada perdagangan Senin (25/5/2026), yakni:

  • ASII
  • HRUM
  • ISAT
  • PSAB

Terkini