Komoditas Perak Murni Antam Naik Menjadi Rp18.500 Per Gram

Senin, 18 Mei 2026 | 17:56:44 WIB
Ilustrasi Perak (sumber gambar: NET)

JAKARTA - Harga perak batangan hari ini produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam terpantau mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026.

Berdasarkan data resmi Logam Mulia, harga komoditas perak murni tersebut kini bertengger di level Rp18.500 per gram.

Lonjakan harga perak batangan hari ini terjadi di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap pilihan investasi emas dan perak secara global.

Pergerakan positif ini sekaligus memutus tren kelesuan harga logam industri yang sempat terjadi pada beberapa pekan sebelumnya.

Kenaikan harga ini langsung berdampak pada penyesuaian nilai jual di berbagai pecahan portofolio logam murni yang dirilis oleh emiten berkode saham ANTM tersebut.

Investor yang mengincar perak batangan sebagai aset lindung nilai kini harus merogoh kocek lebih dalam dibandingkan transaksi pekan lalu.

PT Antam Tbk menyediakan komoditas perak murni dalam dua varian pecahan utama, yaitu ukuran 250 gram dan 500 gram.

Manajemen menerapkan kebijakan standarisasi harga per gram yang serupa untuk seluruh produk perak yang diproduksi di Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia.

Berikut adalah rincian harga perak batangan resmi dari Antam untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya pada hari ini:

Pecahan 250 Gram Harga Dasar Per Batang: Rp4.625.000 Harga Termasuk Pajak (PPh 22): Rp4.636.563

Pecahan 500 Gram Harga Dasar Per Batang: Rp9.250.000 Harga Termasuk Pajak (PPh 22): Rp9.273.125

Secara regulasi, transaksi pembelian komoditas perak batangan ini juga mengikuti aturan perpajakan yang ketat dari pemerintah.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang berlaku, terdapat komponen potongan pajak beli emas antam maupun perak murni yang langsung dibebankan kepada pihak konsumen.

Bagi para investor yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP, pembelian akan dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 22 sebesar 0,25 persen.

Sementara itu, untuk konsumen yang belum atau tidak menyertakan NPWP saat transaksi akan ditarik potongan pajak yang lebih tinggi, yaitu sebesar 0,5 persen.

Fluktuasi harga komoditas murni ini sangat bergantung pada dinamika pasar internasional yang bergerak dinamis setiap waktu.

Para pelaku pasar modal terus memantau indikator makroekonomi global untuk memetakan arah pergerakan nilai instrumen investasi ini ke depan.

Beberapa faktor utama yang menjadi penyebab harga emas naik turun serta memengaruhi harga perak di antaranya:

Kebijakan suku bunga acuan yang ditetapkan oleh bank sentral Amerika Serikat atau The Fed.

Tingkat inflasi global yang memicu perpindahan modal ke aset aman (safe haven).

Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di pasar spot domestik.

Volume permintaan perak murni untuk kebutuhan sektor industri teknologi dan manufaktur global.

Ketidakpastian geopolitik di beberapa kawasan strategis turut memicu kekhawatiran pelaku pasar yang berujung pada aksi borong komoditas alternatif penopang emas.

Hal tersebut memicu pertanyaan di kalangan investor mengenai "kenapa harga emas lokal beda dengan dunia" yang sering kali dipengaruhi oleh biaya impor dan bea masuk regional.

Jika membandingkan performa dengan bulan sebelumnya, pergerakan perak batangan Antam pada triwulan kedua tahun ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi.

Pada akhir April lalu, harga komoditas ini sempat merosot tajam akibat aksi ambil untung besar-besaran oleh para manajer investasi institusional.

Namun, memasuki pertengahan bulan Mei, kekuatan pasar kembali berbalik seiring dengan meningkatnya volume serapan dari industri panel surya dan kendaraan listrik.

Hal ini membuat komoditas perak batangan menjadi salah satu instrumen dengan pertumbuhan nilai tercepat sepanjang pekan berjalan.

"Informasi mengenai pergerakan nilai komoditas ini bukan merupakan saran investasi resmi. Konsultasikan keputusan finansial Anda secara mandiri bersama penasihat keuangan profesional yang tersertifikasi."

Para analis komoditas di pasar berjangka saat ini mulai menyusun prediksi harga emas minggu depan beserta proyeksi untuk komoditas perak murni.

Sebagian besar pengamat menilai bahwa tren penguatan ini masih berpotensi berlanjut jika permintaan fisik dari sektor manufaktur Asia terus merangkak naik.

Aktivitas operasional pencetakan dan distribusi perak murni ini sepenuhnya dipusatkan di Gedung Graha Dipta, Jalan Pemuda No. 1, Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Selruh produk yang keluar dari fasilitas tersebut dipastikan telah memiliki sertifikasi internasional yang diakui secara global.

Terkini