Harga Emas Spot Turun akibat Penguatan Dolar dan Obligasi Amerika

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:58:30 WIB
Ilusutrasi Emas (sumber foto: NET)

JAKARTA - Nilai emas di pasar spot mengalami penyusutan pada sesi perdagangan Kamis, 15 Mei 2026. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) serta penguatan nilai tukar dolar AS.

Penguatan mata uang Paman Sam tersebut berhasil mengimbangi tingginya permintaan aset aman yang sebelumnya dipicu oleh ketegangan di kawasan Selat Hormuz. Data menunjukkan harga emas spot berada di posisi US$4.650,30 per troy ounce.

Angka tersebut mencerminkan penurunan sebesar 0,80 persen hingga penutupan perdagangan Kamis. Sementara itu, harga perak spot turut terkoreksi tajam hingga 4,58 persen dan berakhir di level US$83,360 per ons.

Laju konsumsi masyarakat di Amerika Serikat tercatat masih cukup solid dengan kenaikan penjualan ritel 0,5 persen pada April menjadi US$757,1 miliar. Pertumbuhan kumulatif sejak Februari hingga April mencapai 4,4 persen dibanding tahun sebelumnya.

Di sisi lain, pasar tenaga kerja menunjukkan perlambatan dengan klaim tunjangan pengangguran yang meningkat 12.000 menjadi 211.000 untuk pekan yang berakhir 9 Mei. Data klaim berkelanjutan juga naik menjadi 1,782 juta.

Tingkat suku bunga yang tetap tinggi terus menjadi beban bagi aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti emas dan perak. Hal ini terjadi di tengah daya beli masyarakat yang terpantau masih sangat kuat.

Variabel risiko utama saat ini berpusat di Selat Hormuz yang berdampak pada perdagangan energi dan emas. Sebuah kapal dilaporkan telah disita, ditambah dengan insiden tenggelamnya kapal kargo berbendera India di perairan dekat Oman.

Terkini