Bank BSN Targetkan Penyaluran 73.700 Unit KPR Subsidi Sepanjang 2026

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16:15 WIB
Ilustrasi KPR (sumber foto: NET)

JAKARTA - PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) menorehkan hasil positif dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi pada awal tahun 2026. Hingga April 2026, Bank BSN sukses merealisasikan pembiayaan skema FLPP sebanyak 16.523 unit dengan total plafon Rp2,7 triliun.

Pencapaian tersebut menempatkan Bank BSN pada peringkat kedua nasional dalam penyaluran KPR subsidi dengan pangsa pasar 23,4 persen. Di segmen syariah, perseroan sangat mendominasi dengan menguasai 84 persen pangsa pasar atau setara 16.523 unit.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor menyebutkan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan realisasi rumah subsidi bagi masyarakat. Usai menyalurkan 59.463 unit pada 2025, bank menargetkan penyaluran 73.700 unit sepanjang 2026.

“Ini bentuk komitmen Bank BSN untuk mendukung Program 3 Juta Rumah,” ujar Alex usai menerima kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta pada Rabu 13 Mei 2026.

Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan optimis target tahun ini dapat terpenuhi. Maruarar Sirait menilai kesiapan sumber daya manusia dan strategi bisnis Bank BSN menjadi modal utama untuk memperluas pembiayaan.

"Untuk target yang 73.700 saya optimis tercapai sesudah melihat langkah-langkah, SDM yang dipersiapkan, juga peta jalan Bank BSN. Bank BSN ini sudah nomor dua sesudah BTN, jadi ini perdana untuk penggarapan Kota Baru nanti," kata Ara.

Selain memperkuat FLPP, Bank BSN didorong menjalankan Program KUR Perumahan senilai Rp500 miliar yang diproyeksikan mulai berjalan dua bulan mendatang. Dukungan ini juga telah mendapatkan restu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Perseroan pun bersiap masuk ke pembiayaan rumah tapak serta rumah susun subsidi sesuai dengan regulasi terbaru. Salah satu proyek besar yang disiapkan adalah pengembangan kawasan Kota Baru di Kabupaten Tangerang pada lahan seluas 3 hingga 4 hektare.

"Proses KUR Perumahan akan dijalankan oleh Bank BSN. Persiapannya sudah sangat matang. Nanti juga ada langkah untuk rumah tapak dan rumah susun subsidi yang aturannya sudah dikeluarkan," tambah Alex dalam keterangannya.

Pemerintah turut mengkaji pilihan tenor KPR hingga 40 tahun guna memudahkan pekerja muda mendapatkan hunian. Alex menegaskan kesiapan bank untuk menjadi pemain utama dalam menyukseskan program kepemilikan rumah bagi masyarakat secara nasional.

"Bank BSN berkomitmen untuk dapat menyalurkan KPR Subsidi skema FLPP sebanyak 73.700 unit di tahun 2026 ini melalui berbagai inovasi layanan digital dan penguatan kolaborasi dengan ekosistem properti," tutup Alex dalam kutipan tersebut.

Terkini