JAKARTA - Apa itu disinfektan mobil? Saat kamu memutuskan untuk memiliki kendaraan pribadi, merawatnya dengan baik menjadi suatu keharusan bagi setiap pemilik mobil.
Perawatan mobil bukan hanya sebatas melakukan servis berkala agar mesinnya tetap berfungsi dengan optimal, tetapi juga mencakup menjaga kebersihannya.
Menjaga kebersihan kendaraan dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah mencuci mobil.
Namun, proses pencucian sering kali memerlukan waktu yang cukup lama, sedangkan tidak semua orang memiliki waktu luang untuk melakukannya secara rutin. Oleh karena itu, diperlukan alternatif lain yang lebih praktis untuk memastikan mobil tetap bersih.
Salah satu solusi yang bisa kamu gunakan adalah dengan memanfaatkan disinfektan mobil.
Produk ini tidak hanya membantu membersihkan kotoran yang menempel, tetapi juga efektif dalam menghilangkan virus atau bakteri yang mungkin tersebar di dalam kendaraan.
Dengan begitu, kamu dapat tetap merasa aman dan nyaman saat berkendara. Lantas, apa itu disinfektan mobil? Agar lebih memahami manfaat serta cara penggunaannya, simak pembahasan selengkapnya berikut ini!
Apa Itu Disinfektan Mobil?
Apa itu disinfektan mobil? Disinfektan merupakan zat kimia yang berfungsi untuk mencegah infeksi serta menghambat pencemaran yang disebabkan oleh mikroorganisme berbahaya.
Produk ini dirancang untuk membasmi kuman penyebab penyakit dengan cara membunuh mikroorganisme yang bersentuhan langsung dengannya.
Namun, disinfektan memiliki keterbatasan dalam daya penetrasinya, sehingga tidak mampu masuk ke dalam celah-celah kecil pada suatu permukaan.
Selain itu, produk ini juga tidak dapat membunuh spora bakteri, sehingga diperlukan metode tambahan seperti sterilisasi untuk memastikan kebersihan yang lebih optimal.
Meski demikian, penggunaan disinfektan tetap menjadi salah satu cara efektif untuk menjaga mobilmu tetap bersih dan bebas dari kuman yang berpotensi membahayakan kesehatan.
Efektivitas disinfektan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti suhu, durasi paparan, tingkat keasaman (pH), keberadaan zat pengganggu, serta konsentrasi bahan aktif dalam disinfektan itu sendiri.
Dari berbagai faktor tersebut, pH memegang peran yang sangat penting dalam menentukan seberapa baik disinfektan bekerja.
Misalnya, senyawa klorin dapat kehilangan kemampuannya dalam mendisinfeksi apabila digunakan pada lingkungan dengan pH di atas 10.
Selain itu, kehadiran senyawa organik juga dapat mengurangi efektivitas disinfektan dalam membasmi mikroorganisme.
Jenis-jenis Disinfektan Mobil
1. Disinfektan Spray
Disinfektan spray adalah cairan pembersih berbasis bahan kimia yang berfungsi untuk membunuh kuman serta bakteri yang menempel pada berbagai permukaan.
Produk ini sering digunakan untuk membersihkan barang-barang di rumah dan bahkan beberapa varian disinfektan mampu membasmi kuman di udara sekaligus memberikan aroma segar pada ruangan.
Selain itu, ada juga disinfektan khusus untuk pakaian yang memberikan perlindungan ekstra terhadap kain dari bakteri maupun virus. Secara umum, disinfektan spray bisa dianggap sebagai versi hand sanitizer yang diperuntukkan bagi benda mati.
Hal ini disebabkan oleh kesamaan fungsinya dalam membasmi kuman, meskipun penggunaannya berbeda.
Disinfektan memiliki efektivitas dalam menghilangkan virus yang menempel pada permukaan suatu benda. Hal ini penting karena virus dapat bertahan di berbagai permukaan selama 2 hingga 9 hari.
Jika barang yang sudah terpapar virus disentuh oleh orang lain, maka ada kemungkinan virus tersebut berpindah dan menular ke tubuh orang yang bersangkutan.
Panduan Memilih Disinfectant Spray
Agar mendapatkan produk yang sesuai dengan kebutuhan, berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih disinfectant spray.
1. Periksa Kandungan Bahan Aktif
Saat ini, ada banyak pilihan disinfectant spray yang tersedia di pasaran, dan hampir semua produk mengklaim mampu membunuh virus serta kuman.
Namun, tidak semua memiliki bahan aktif yang efektif. Berikut adalah daftar 12 bahan aktif yang terbukti dapat membunuh virus Corona:
-Accelerated hydrogen peroxide (0,5%) dan Hydrogen peroxide (0,5%)
-Benzalkonium chloride / quaternary ammonium / alkyl dimethyl benzyl ammonium chloride (0,05%)
-Chloroxylenol (0,12%)
-Ethyl alcohol atau ethanol (62%–71%)
-Iodine in iodophor (50 ppm)
-Isopropanol atau 2-propanol (50%)
-Pine oil (0,23%)
-Povidone-iodine (1%)
-Sodium hypochlorite (0,05%–0,5%)
-Sodium chlorite (0,23%)
-Sodium dichloroisocyanurate (0,1%–0,5%)
-Triclosan (0,05%)
Jika kamu memiliki bayi atau anak kecil di rumah, pastikan untuk memilih disinfektan dengan kandungan yang aman bagi mereka.
2. Sesuaikan dengan Jenis Permukaan
Disinfectant spray hadir dalam beberapa varian yang dirancang untuk berbagai jenis permukaan. Ada produk yang khusus untuk permukaan lembut seperti sofa atau karpet, sementara yang lain lebih cocok untuk permukaan keras seperti meja atau gagang pintu.
Beberapa produk bahkan dirancang agar bisa digunakan pada kedua jenis permukaan tersebut. Oleh karena itu, pastikan kamu memilih disinfektan yang sesuai dengan kebutuhan agar efektivitasnya tetap optimal.
3. Perhatikan Petunjuk Penggunaan
Walaupun semua disinfectant spray memiliki fungsi utama yang sama, yaitu membunuh kuman dan virus, setiap produk memiliki karakteristik yang berbeda.
Oleh karena itu, membaca petunjuk penggunaan pada kemasan sangatlah penting. Informasi yang biasanya tertera mencakup:
Sifat dari disinfektan
Bahan aktif yang terkandung di dalamnya
Durasi perlindungan terhadap bakteri dan kuman setelah digunakan
2. Disinfektan Fogging
Disinfektan fogging merupakan metode penyemprotan yang dilakukan dengan cara mengubah cairan disinfektan menjadi aerosol.
Proses ini membuat partikel disinfektan dapat bertahan lebih lama di udara, terutama dalam ruangan dengan ventilasi yang kurang baik.
Meskipun metode ini efektif dalam menjangkau area yang sulit dijangkau oleh pembersihan biasa, disinfektan yang berubah menjadi aerosol dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan.
Paparan partikel kecil ini dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, mata, dan kulit. Selain itu, efektivitas disinfektan juga bisa berkurang setelah berubah menjadi aerosol.
Oleh karena itu, jika ingin melakukan disinfektan fogging untuk mobil atau ruangan, sebaiknya menggunakan jasa profesional yang sudah berpengalaman.
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Disinfektan Fogging
Agar proses fogging dilakukan dengan aman dan efektif, beberapa langkah penting harus diperhatikan, antara lain:
-Dilakukan oleh tenaga profesional yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk memastikan penyemprotan dilakukan dengan cara yang benar dan aman.
-Menggunakan produk disinfektan yang memang dirancang untuk metode fogging agar efektivitasnya tetap terjaga dan tidak membahayakan kesehatan.
-Mematuhi petunjuk penggunaan yang tertera pada label kemasan, termasuk cara aplikasi dan waktu aman sebelum ruangan dapat digunakan kembali oleh manusia.
-Menggunakan alat pelindung diri (APD) serta perlengkapan keselamatan lainnya guna melindungi petugas fogging dan orang-orang di sekitar area yang disemprot.
-Melakukan fogging saat ruangan dalam keadaan kosong, sehingga tidak ada orang yang terpapar langsung oleh aerosol disinfektan.
-Berhati-hati saat menyemprotkan disinfektan di area tertentu, seperti ruang penyimpanan atau persiapan makanan serta tempat bermain anak-anak.
Karena adanya berbagai risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh metode ini, disinfektan fogging tidak terlalu direkomendasikan untuk digunakan secara luas.
Selain itu, efektivitasnya dalam menghilangkan virus Corona juga dipertanyakan, sebab metode ini tidak secara langsung membersihkan permukaan benda yang mungkin telah terkontaminasi virus.
Bahan Aktif yang Baik untuk Disinfektan Mobil
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), cara paling efektif untuk membunuh virus Corona adalah dengan menggunakan air dan sabun atau cairan alkohol yang memiliki kandungan setidaknya 70% isopropil alkohol.
Produk-produk ini tidak hanya ampuh dalam membasmi virus tetapi juga aman digunakan pada bagian dalam kendaraan, termasuk dashboard dan jok berbahan kulit atau kain.
Beberapa bahan lain seperti pemutih, hidrogen peroksida, dan amonia memang memiliki kemampuan tinggi dalam membunuh virus Corona, tetapi penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati.
Produk dengan kandungan tersebut dapat merusak permukaan interior kendaraan, menyebabkan perubahan warna pada kain, serta memicu iritasi pada kulit dan mata.
Selain itu, paparan bahan kimia dari pemutih dapat berkontribusi terhadap polusi udara di dalam ruangan.
Sementara itu, berdasarkan rekomendasi dari Environmental Protection Agency (EPA), bahan-bahan alami seperti cuka, minyak tea tree, dan vodka dianggap kurang efektif dalam menghancurkan virus Corona.
Oleh karena itu, meskipun banyak digunakan sebagai alternatif alami, produk ini sebaiknya tidak diandalkan sebagai metode utama dalam proses disinfeksi.
Jika ingin membersihkan layar hiburan atau layar sentuh dalam kendaraan, sebaiknya hindari penggunaan pembersih berbasis alkohol atau bahan kimia keras lainnya.
Gunakan kain lembut yang sedikit dibasahi dengan sabun dan air, lalu lap hingga kering. Kamu juga bisa menggunakan pelindung layar yang mudah dibersihkan agar proses perawatan menjadi lebih praktis.
Dua Produk yang Paling Direkomendasikan untuk Disinfeksi
1. Isopropil Alkohol
Produk berbasis isopropil alkohol dengan konsentrasi minimal 70% merupakan salah satu pilihan terbaik untuk membunuh virus.
Alkohol bekerja dengan cara mengganggu membran sel virus, sehingga membuatnya tidak dapat bertahan hidup di permukaan benda yang telah dibersihkan menggunakan cairan ini.
2. Air dan Sabun
Meskipun terdengar sederhana, kombinasi sabun dan air sudah cukup ampuh untuk menghilangkan virus dari permukaan benda.
Saat mencuci atau mengelap bagian interior kendaraan, usahakan untuk menggosok permukaan dengan baik agar virus benar-benar terangkat.
Jika ingin meningkatkan efektivitasnya, langkah disinfeksi dapat dilakukan dengan lebih teliti, terutama pada bagian yang sering disentuh.
Manfaat Disinfektan Mobil
1. Mencegah Pertumbuhan Jamur
Salah satu keuntungan utama dari penggunaan disinfektan mobil adalah kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan jamur pada interior kendaraan.
Jamur yang berkembang di dalam mobil dapat menyebabkan sirkulasi udara menjadi buruk dan tidak sehat, yang pada akhirnya bisa meningkatkan risiko gangguan pernapasan bagi pengemudi maupun penumpang.
2. Menjaga Interior Mobil Tetap Bersih, Sehat, dan Nyaman
Interior mobil yang bersih bukan hanya sedap dipandang, tetapi juga berkontribusi terhadap kesehatan pengguna kendaraan.
Ruang kabin yang terjaga kebersihannya menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi siapa saja yang berada di dalamnya, terutama saat melakukan perjalanan panjang.
3. Membasmi Bakteri dan Mikroorganisme Berbahaya
Salah satu alasan utama penggunaan disinfektan pada interior mobil adalah kemampuannya dalam membasmi bakteri hingga 99%.
Dibandingkan dengan sekadar mencuci mobil, metode ini jauh lebih efektif dalam menghilangkan kuman yang mungkin menempel pada permukaan yang sering disentuh.
4. Membantu Menjaga Kebersihan Interior agar Tetap Higienis
Jika ingin memastikan bahwa interior mobil tetap higienis dan aman digunakan, penggunaan disinfektan bisa menjadi langkah terbaik.
Dengan rutin melakukan disinfeksi, kamu dapat memastikan bahwa kabin mobil tetap dalam kondisi bersih, sehingga lebih nyaman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
5. Meningkatkan Kesehatan dan Kenyamanan dalam Berkendara
Penggunaan disinfektan pada mobil juga dapat meningkatkan efektivitas kendaraan dari segi kebersihan dan kesehatan. Hal ini menjadi sangat penting, terutama dalam situasi di mana menjaga kebersihan lingkungan sekitar adalah prioritas utama.
Dengan menerapkan kebiasaan ini, mobil yang kamu gunakan akan selalu dalam kondisi yang lebih sehat dan aman bagi semua penumpangnya.
Cara Mendisinfektan Mobil
1. Cuci Tangan dan Gunakan Alat Pelindung Diri
Sebelum memulai proses pembersihan, pastikan tangan kamu sudah dicuci dengan sabun dan air.
Kenakan sarung tangan sekali pakai dan gunakan masker untuk melindungi diri dari debu, paparan bahan kimia, serta potensi virus yang ada di dalam mobil.
2. Lepaskan dan Bersihkan Karpet Lantai
Angkat semua karpet lantai dari mobil dan bersihkan secara menyeluruh. Karpet sering menjadi tempat berkumpulnya debu, kotoran, serta bakteri, sehingga perlu dibersihkan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke tahap lainnya.
3. Vakum Seluruh Area Mobil
Gunakan vacuum cleaner untuk menyedot debu dan kotoran yang menempel, terutama pada karpet dan sela-sela kursi mobil. Langkah ini membantu menghilangkan partikel kecil yang tidak terlihat secara kasat mata.
4. Siapkan Campuran Air Hangat dan Sabun
Campurkan air hangat dengan sabun dalam ember untuk digunakan sebagai cairan pembersih utama.
5. Lap Kursi dan Interior dengan Kain Microfiber
Celupkan kain microfiber ke dalam larutan sabun dan air, lalu usapkan pada bagian tempat duduk serta interior mobil. Gosok dengan lembut namun tetap menyeluruh.
Pastikan tidak menggunakan terlalu banyak cairan agar busa dalam jok tidak menjadi lembap dan memicu pertumbuhan jamur atau lumut.
6. Bersihkan Karpet dengan Sabun
Gunakan larutan sabun untuk menggosok karpet yang sudah dilepas sebelumnya. Setelah itu, keringkan dengan kain bersih hingga tidak ada sisa air berlebih.
7. Lap Permukaan Interior dengan Kain Lembut
Gunakan kain lembut yang sedikit lembap untuk mengelap seluruh permukaan interior mobil. Ini termasuk dashboard, konsol tengah, pegangan pintu, dan area lain yang sering disentuh.
8. Gunakan Alkohol 70% atau Tisu Basah Beralkohol
Celupkan kain microfiber atau kain lembut ke dalam isopropil alkohol 70%, atau gunakan tisu basah yang mengandung alkohol untuk membersihkan bagian-bagian yang sering disentuh seperti setir, tombol-tombol, dan tuas persneling.
9. Tunggu Hingga Kering
Biarkan permukaan yang telah dibersihkan mengering dengan sendirinya. Hal ini memastikan bahwa semua bakteri dan virus benar-benar mati sebelum digunakan kembali.
10. Bersihkan Kaca dengan Cairan yang Tepat
Untuk membersihkan kaca jendela dan kaca spion, gunakan campuran air dan sabun atau alkohol. Hindari pembersih kaca tradisional karena tidak efektif membunuh virus.
Setelah disinfeksi, kamu bisa menyeka kaca dengan kain microfiber untuk menghilangkan noda atau bekas cairan.
11. Buang Sarung Tangan dan Peralatan Pelindung
Setelah selesai membersihkan mobil, lepas dan buang sarung tangan serta alat pelindung lainnya dengan benar. Jangan menyentuh wajah atau benda lain sebelum mencuci tangan kembali.
12. Cuci Tangan dan Pakaian yang Dipakai
Cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir selama minimal 20 detik. Selain itu, pakaian yang kamu kenakan saat membersihkan mobil juga sebaiknya langsung dicuci dengan air hangat atau panas untuk menghilangkan kuman yang mungkin menempel.
Tips Disinfektan Kursi Kulit pada Mobil
Kulit adalah bahan alami yang rentan terhadap kerusakan jika terlalu kering. Kehilangan minyak alami dapat menyebabkan material ini kehilangan kelenturannya dan mulai retak.
Oleh karena itu, hindarilah penggunaan pemutih, hidrogen peroksida, serta pembersih dengan sifat abrasif saat membersihkan jok berbahan kulit.
Saat membersihkan permukaan kulit, gunakan kain microfiber agar tidak menimbulkan goresan. Selain itu, hindari menggosok terlalu keras agar tidak merusak tekstur kulit.
Air dan sabun merupakan pilihan terbaik untuk membersihkan serta mendisinfeksi permukaan ini, karena penggunaan alkohol dapat menyebabkan kerusakan pada bahan kulit.
Pastikan untuk tidak menggunakan terlalu banyak air dan sabun agar tidak meninggalkan residu berlebih.
Setelah proses pembersihan dan disinfeksi selesai, sebaiknya aplikasikan kondisioner khusus kulit agar kelembapannya tetap terjaga dan tidak mudah kering.
Rekomendasi Produk dan Alat Disinfektan Mobil
1. Saniter Air Sanitizer Aerosol
Produk ini diklaim sebagai disinfektan multifungsi yang mampu membersihkan udara serta permukaan benda secara efektif.
Cukup dengan menyemprotkannya di dalam ruangan atau pada benda yang ingin dibersihkan, cairan ini diklaim mampu membunuh 99,9% kuman serta membantu melindungi dari virus Corona.
Selain efektif, produk ini juga memiliki aroma segar yang tidak mengganggu pernapasan. Dari segi harga, Saniter Air Sanitizer Aerosol cukup terjangkau, yakni sekitar Rp50.000.
2. NORVUS Eucalyptus Air Disinfectant Spray Aerosol
Produk ini berfungsi sebagai disinfektan sekaligus pengharum ruangan yang mampu membasmi kuman serta virus. Dengan kemampuannya menghilangkan bau tak sedap, produk ini cocok untuk digunakan di ruangan maupun kendaraan.
Meskipun aromanya cukup kuat, cairan ini cepat kering dan tidak meninggalkan rasa lengket di tangan. Kamu bisa mendapatkan produk ini dengan harga sekitar Rp99.000.
3. Wiz24 Disinfectant Spray
Dengan kemampuan membunuh 99,9% virus serta bakteri, produk ini menjadi pilihan tepat untuk melindungi diri serta keluarga dari berbagai kuman berbahaya.
Cara penggunaannya cukup mudah, cukup kocok kaleng terlebih dahulu lalu semprotkan ke permukaan benda yang ingin didisinfeksi, kemudian biarkan mengering.
Jika ingin membersihkan udara, cukup semprotkan ke dalam ruangan dan tinggalkan selama lima menit sebelum kembali. Harga yang ditawarkan untuk produk ini sekitar Rp23.000.
4. Stella Disinfectant Fabric Spray
Stella, yang dikenal dengan produk pengharum ruangannya, juga memiliki varian disinfektan yang dirancang khusus untuk membersihkan permukaan kain.
Selain mampu membunuh kuman serta virus, produk ini juga memberikan aroma segar yang tahan lama.
Dengan kemasan berukuran 200 ml, disinfektan ini bisa digunakan pada berbagai benda berbahan kain. Harganya cukup terjangkau, yakni sekitar Rp22.000.
5. Dettol Antibacterial All in One Disinfectant Spray
Produk ini dapat membasmi kuman dan bakteri penyebab penyakit, sekaligus menghilangkan bau tidak sedap.
Tersedia dalam dua varian aroma, yaitu Crisp Breeze dan Morning Dew, disinfektan ini mengandung 60% etanol, sehingga cocok digunakan pada permukaan keras maupun lunak.
Cara penggunaannya pun cukup mudah—kocok kaleng, semprotkan pada area yang ingin dibersihkan, lalu biarkan mengering.
Namun, pastikan produk ini tidak terhirup atau mengenai kulit secara langsung. Harga produk ini berkisar antara Rp32.000 hingga Rp69.000.
6. Sterilo Disinfectant Spray
Disinfektan ini diklaim mampu membunuh lebih dari 99,99% kuman, termasuk 45 jenis bakteri, 15 jenis virus, dan 4 jenis jamur.
Produk ini tidak mengandung bahan oksidatif, sehingga aman digunakan tanpa risiko merusak permukaan kain, plastik, atau logam. Selain berfungsi sebagai disinfektan, Sterilo juga dapat menghilangkan bau tak sedap.
Tersedia dalam dua jenis varian, yakni siap pakai dan konsentrat yang perlu dilarutkan dalam air sebelum digunakan. Harga produk ini berkisar antara Rp19.000 hingga Rp40.000.
7. LAVme Organic Anti Bacterial Spray
Dilengkapi dengan teknologi Jepang, produk ini dirancang untuk membunuh kuman penyebab penyakit. Bahan utama dalam produk ini meliputi etil alkohol, klorometil isothiazolinone, serta benzalkonium chloride.
Selain sebagai disinfektan, produk ini juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau tak sedap dengan berbagai pilihan aroma, seperti Original, Aishiteru, Kira-Kira, Candy Candy, dan Arabian.
Kisaran harga produk ini berkisar antara Rp66.000 hingga Rp165.000.
8. Fog Apothecary Guard Spray
Disinfektan ini bukan hanya efektif membasmi kuman, tetapi juga berfungsi sebagai anti-kutu, tungau, serangga, serta debu.
Produk ini aman bahkan jika terkena makanan, sehingga bisa digunakan untuk menyemprot permukaan berbahan kain seperti selimut atau matras.
Selain itu, Fog Apothecary Guard Spray juga bisa menghilangkan bau tak sedap di toilet serta membasmi nyamuk dan serangga. Harganya berkisar antara Rp81.000 hingga Rp640.000.
9. Lysol Disinfectant Spray
Produk asal Amerika ini diklaim mampu membunuh 99,9% virus, bakteri, dan jamur. Lysol Disinfectant Spray dapat digunakan pada berbagai permukaan, termasuk permukaan lembut seperti karpet, serta mengurangi pertumbuhan lumut dan jamur.
Produk ini juga cocok digunakan pada toilet dan wastafel. Harga Lysol Disinfectant Spray berada di kisaran Rp119.000 hingga Rp517.000.
10. Cap Lang Eagle Eucalyptus Disinfectant Spray
Merek yang dikenal dengan minyak kayu putih ini juga memiliki produk disinfektan berbahan dasar minyak eucalyptus globulus, yang efektif membunuh kuman. Produk ini bebas dari chlorofluorocarbon (CFC), sehingga aman digunakan di rumah.
Harga Cap Lang Eagle Eucalyptus Disinfectant Spray berkisar antara Rp35.000 hingga Rp88.000.
11. Goku Disinfectant Spray
Mengandung 70% alkohol, produk ini efektif membunuh virus, bakteri, serta jamur. Selain itu, aromanya yang menyegarkan, perpaduan lavender dan mint, membuat ruangan terasa lebih nyaman.
Disinfektan ini juga aman digunakan pada permukaan logam tanpa menyebabkan karat. Goku Disinfectant Spray tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 50 ml hingga 300 ml, dengan harga antara Rp17.000 hingga Rp99.000.
12. Yaruki Air Disinfectant Spray
Produk ini menggunakan teknologi Jepang, sehingga aman digunakan oleh balita dan ibu hamil. Selain membasmi kuman dan bakteri, produk ini juga menyegarkan udara.
Yaruki Air Disinfectant Spray tersedia dalam varian spray otomatis, yang memberikan perlindungan selama 24 jam. Harganya berkisar antara Rp45.000 hingga Rp139.000.
13. Glade 3 in 1 Surface Disinfectant Spray Virus & Air Sanitizer
Glade dikenal sebagai merek pengharum ruangan, tetapi mereka juga menghadirkan disinfektan yang tidak hanya memiliki aroma menyegarkan, tetapi juga mampu membunuh virus serta bakteri di permukaan benda.
Produk ini dapat digunakan baik untuk udara maupun permukaan kain. Harga Glade 3 in 1 Surface Disinfectant Spray berkisar antara Rp25.000 hingga Rp38.000.
14. Yuri Disinfectant Spray
Produk ini mengandung benzalkonium chloride sebagai bahan aktif, yang efektif dalam membunuh bakteri serta kuman pada berbagai permukaan benda. Dengan pH netral, produk ini juga bisa digunakan untuk alas kaki dan pakaian yang terpapar kuman.
Yuri Disinfectant Spray tersedia dalam kemasan refill maupun botol 1 liter, dengan harga berkisar antara Rp26.000 hingga Rp30.000.
15. SOS Disinfectant Spray All in One
Jika kamu mencari disinfektan dengan kandungan eucalyptus, produk ini bisa menjadi pilihan.
Minyak eucalyptus dikenal memiliki sifat antibakteri serta antivirus yang efektif, sekaligus memberikan aroma segar yang bisa berfungsi sebagai pengharum dan penyegar ruangan.
Sebagai penutup, dengan memahami apa itu disinfektan mobil, kamu bisa menjaga kebersihan interior kendaraan agar tetap higienis dan nyaman digunakan setiap hari.