biaya operasi katarak

Estimasi Biaya Operasi Katarak di Rumah Sakit dan Puskesmas

Estimasi Biaya Operasi Katarak di Rumah Sakit dan Puskesmas
biaya operasi katarak

Biaya operasi katarak sering kali menjadi salah satu pertimbangan utama bagi penderita yang membutuhkan penanganan medis. 

Katarak adalah kondisi yang mempengaruhi penglihatan, dan meskipun sering dikaitkan dengan usia lanjut, penyakit ini juga bisa menyerang orang muda. 

Ketika gejalanya memburuk, operasi menjadi pilihan terbaik untuk mengembalikan kualitas penglihatan. Sayangnya, tarif operasi katarak yang tidak sedikit membuat banyak orang ragu untuk menjalani prosedur ini. 

Untuk membantu mengurangi beban biaya, ada beberapa asuransi kesehatan yang dapat menanggung biaya ini. Dengan demikian, kamu bisa menjalani operasi katarak tanpa perlu khawatir dengan biaya operasi katarak yang tinggi.

Biaya Operasi Katarak di Rumah Sakit

Biaya operasi katarak dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, termasuk rumah sakit yang dipilih dan metode operasi yang digunakan oleh dokter. 

Di sini, kami akan memberikan gambaran mengenai perkiraan tarif operasi katarak di beberapa daerah di Indonesia. 

Perlu diingat bahwa harga yang kami sajikan adalah harga termurah, jadi ada kemungkinan biaya yang sebenarnya bisa lebih tinggi dari yang tertera di bawah ini.

1. Biaya operasi di Jakarta Selatan

  • KMN EyeCare= Rp17.500.000
  • Ciputra SMG Eye Clinic (CSEC) = Rp12.500.000
  • Rumah Sakit Tebet= Rp17.100.000
  • Siloam Hospitals Asri = Rp10.000.000
  • Rumah Sakit Mayapada = Rp11.300.000
  • RS Muhammadiyah Taman Puring = Rp7.500.000
  • Siloam Hospitals TB Simatupang = Rp9.900.000

2. Biaya operasi di Jakarta Barat

  • KMN EyeCare Kebon Jeruk= Rp17.500.000
  • Rumah Sakit Sumber Waras= Rp11.425.000
  • RS Mata JEC Kedoya= Rp15.550.000
  • Biaya operasi di Jakarta Timur
  • Rumah Sakit Premier Jatinegara= Rp13.000.000
  • Biaya operasi di Jakarta Utara
  • KMN EyeCare Pantai Indah Kapuk= Rp17.500.000
  • Rumah Sakit Duta Indah= Rp8.000.000
  • Mitra Keluarga Kemayoran= Rp10.700.000
  • Rumah Sakit Umum Firdaus= Rp3.460.000

3. Biaya operasi di Jakarta Pusat

  • KMN EyeCare Kemayoran= Rp17.500.000
  • Klinik Utama Mata JEC Tambora= Rp13.000.000
  • RS Menteng Mitra Afia= Rp3.000.000
  • RS Mata JEC Menteng= Rp15.000.000
  • RS St. Carolus Salemba= Rp11.900.000

4. Biaya operasi di Depok

  • RS Permata = Rp11.500.000
  • Mitra Keluarga= Rp9.000.000
  • RSU Hasanah Graha Afiah= Rp9.500.000
  • Rumah Sakit Citra Arafiq= Rp8.900.000
  • Rumah Sakit Citra Medika= Rp5.850.000
  • Klinik Spesialis Mata SMEC= Rp8.500.000
  • RSU Bunda Margonda= Rp2.900.000

5. Biaya operasi di Bandung

  • Rumah Sakit Mata Bandung Eye Center = Rp14.500.000
  • Klinik Mata Netra Bandung= Rp11.500.000
  • Klinik Utama Bandung Eye Center= Rp12.000.000
  • Klinik Mata Netra Bandung 2= Rp11.000.000
  • Rumah Sakit Kebon Jati = Rp8.000.000
  • RS Unggul Karsa Medika= Rp8.000.000

6. Biaya operasi di Bekasi

  • Klinik Utama Mata JEC = Rp9.000.000
  • RS Permata = Rp7.500.000
  • Klinik Spesialis Mata SMEC= Rp8.500.000
  • Rumah Sakit Siloam Sepanjang Jaya= Rp6.375.000
  • RS Bhakti Kartini= Rp1.725.000

7. Biaya operasi di Bogor

  • RS Mitra Keluarga Bina Husada= Rp9.000.000
  • Rumah Sakit Umum Melania= Rp7.050.000
  • RS Mulia Pajajaran= Rp7.500.000
  • RS Permata Jonggol= Rp5.500.000
  • Rumah Sakit FMC= Rp3.000.000

8. Biaya operasi di Pekanbaru

  • RS Mata Pekanbaru Eye Center (PBEC)= Rp8.000.000
  • RS Awal Bros Panam= Rp4.900.000
  • Rumah Ssakit Hermina = Rp7.900.000
  • RS Awal Bros Ahmad Yani= Rp4.500.000
  • RS Islam Ibnu Sina= Rp3.750.000

9. Biaya operasi di Tangerang

  • Siloam Hospitals Lippo Village= Rp13.000.000
  • Mitra Keluarga Gading Serpong = Rp8.850.000
  • Klinik Mata Netra Tangerang= Rp11.500.000
  • RS Dinda= Rp8.500.000

10. Biaya operasi di Yogyakarta

  • RS Islam Yogyakarta PDHI= Rp9.450.000
  • RS PKU Muhammadiyah= Rp5.450.000
  • RSU Mitra Sehat= Rp7.000.000
  • RS PKU Muhammadiyah Gamping= Rp3.200.000

11. Biaya operasi di Makassar

  • Klinik Mata Orbita= Rp25.000.000
  • Siloam Hospitals= Rp1.250.000
  • Rumah Sakit Islam Faisal= Rp9.100.000

12. Biaya operasi di Surabaya

  • Rumah Sakit Premier= Rp14.000.000
  • Mitra Keluarga= Rp10.150.000
  • Siloam Hospitals= Rp13.000.000

13. Biaya operasi di Cikarang

  • RS Annisa = Rp7.335.000
  • RS Budi Asih = Rp9.600.000

14. Biaya operasi di Jombang

  • Rumah Sakit Islam= Rp5.000.000
  • Rumah Sakit Nahdlatul Ulama = Rp4.800.000

15. Biaya operasi di Karawang

  • Rumah Sakit Izza= Rp4.850.000
  • Rumah Sakit Rosela= Rp7.000.000

16. Biaya operasi di Lamongan

  • RS Muhammadiyah Babat= Rp2.000.000
  • Klinik Mata KMU= Rp6.000.000

17. Biaya operasi di Malang

  • RS Bedah Hasta Husada= Rp7.350.000
  • Rumah Sakit Lavalette= Rp8.000.000

18. Biaya operasi di Semarang

  • Rumah Sakit Telogorejo= Rp8.500.000
  • KMN EyeCare= Rp17.500.000

19. Biaya operasi di Sidoarjo

  • RS Aisyiyah Siti Fatimah= Rp6.000.000
  • Klinik Mata KMU= Rp6.000.000

20. Biaya operasi di Tangerang Selatan

  • Rumah Indonesia Sehat Hospital= Rp8.300.000
  • Rumah Sakit Premier Bintaro= Rp14.000.000

21. Biaya operasi di kota-kota lain

  • Siloam Hospitals Balikpapan= Rp8.000.000
  • RS Camatha Sahidya Batam= Rp7.500.000
  • RS Dadi Keluarga Ciamis = Rp4.500.000
  • Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin = Rp5.850.000
  • Klinik Utama Mata JEC Cibubur= Rp9.000.000
  • Rumah Sakit Royal Prima Jambi= Rp8.800.000
  • RS Khusus Mata Medan= Rp3.500.000
  • Klinik Spesialis Mata SMEC Deli Serdang= Rp8.500.000
  • RSKM Regina Eye Center Padang = Rp9.500.000
  • Klinik Spesialis Mata SMEC Pematang Siantar= Rp8.500.000

Biaya untuk Operasi Katarak di Puskesmas

Biaya untuk operasi katarak memang terbilang tinggi, bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah. Jika tidak memiliki asuransi kesehatan, hal ini bisa memberi dampak besar pada keuangan kita. 

Untungnya, bagi yang memiliki kartu BPJS, layanan operasi katarak di Puskesmas bisa dimanfaatkan. BPJS akan menanggung seluruh biaya operasi, sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang tambahan. Namun, 

ada beberapa prosedur yang perlu dijalani terlebih dahulu, seperti mendapatkan surat rujukan dari fasilitas kesehatan pertama dan melakukan pemeriksaan ke spesialis mata.

Keputusan untuk menjalani operasi akan ditentukan berdasarkan hasil diagnosis yang menunjukkan bahwa operasi katarak diperlukan.

Alasan Perlu Operasi Katarak

Mengalami gejala katarak memang bisa membuat seseorang merasa kurang nyaman. Namun, ini tidak berarti mereka yang mengalaminya harus langsung menjalani operasi, karena ada kasus di mana katarak tidak membahayakan kesehatan. 

Operasi mata hanya disarankan untuk mereka yang mengalami dua kondisi berikut:

  • Aktivitas sehari-hari terganggu.
  • Menghambat pengobatan penyakit lain, seperti mempersulit dokter dalam memeriksa bagian belakang mata karena adanya katarak.

Jika penglihatan masih cukup baik meski ada katarak, maka operasi tidak diperlukan. Penggunaan kacamata atau kaca pembesar serta berada di tempat dengan pencahayaan yang cukup dapat membantu. 

Namun, jika katarak sudah sangat besar dan menekan bola mata, maka operasi menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan.

Persiapan sebelum Operasi Katarak

1. Pengukuran Lensa Buatan

Beberapa hari sebelum operasi, yaitu sekitar 1 sampai 2 minggu sebelumnya, kamu akan menjalani serangkaian pemeriksaan mata untuk mengetahui bentuk dan ukuran bola mata. 

Data ini digunakan untuk membuat lensa buatan yang akan dipasang pada mata.

2. Menghentikan Penggunaan Obat

Pada sesi konsultasi, penting untuk memberi tahu dokter mengenai obat yang sedang kamu konsumsi atau kondisi medis yang kamu alami. Kamu mungkin diminta untuk berhenti mengonsumsi obat tertentu untuk mengurangi risiko perdarahan.

3. Pemilihan Jenis Lensa

Setelah pengukuran selesai, kamu akan diminta memilih jenis lensa buatan yang akan dipasang di matamu. Pemilihan ini penting untuk hasil yang optimal.

4. Puasa sebelum Operasi

Kamu harus menjalani puasa selama 12 jam sebelum operasi. Artinya, tidak boleh mengonsumsi makanan atau minuman apapun sebelum waktu yang ditentukan.

5. Penggunaan Obat Tetes Mata

Dokter akan meresepkan obat tetes mata antibiotik yang harus digunakan 1 hingga 2 hari sebelum operasi. Obat ini berfungsi untuk mencegah infeksi dan mengurangi pembengkakan selama serta setelah operasi.

Prosedur Operasi Katarak

1. Phacoemulsification

Teknik ini melibatkan penghancuran lensa mata yang terkena katarak dengan gelombang suara frekuensi tinggi. 

Dokter akan membuat sayatan kecil pada tepi kornea untuk memasukkan gelombang suara ke dalam mata, yang akan menghancurkan lensa katarak. 

Setelah lensa hancur, lensa tersebut akan dikeluarkan, dan lensa buatan akan dipasang di lokasi yang sama. Sayatan yang dibuat akan sembuh dengan sendirinya.

2. Teknik Laser

Operasi katarak dengan teknik laser hampir serupa dengan metode sebelumnya, namun perbedaannya terletak pada penggunaan sinar laser untuk menghancurkan lensa dan membuat sayatan. 

Lensa yang telah dihancurkan kemudian akan disedot keluar, dan lensa buatan dipasang di tempat yang sama. Luka sayatan akan menutup dengan sendirinya setelah proses selesai.

3. Operasi Katarak Ekstrakapsular

Pada teknik ini, lensa yang terkena katarak akan diangkat sepenuhnya, menyisakan kapsul belakang lensa sebagai tempat pemasangan lensa baru. 

Teknik ini biasanya dilakukan ketika katarak terlalu padat dan tidak dapat dihancurkan dengan laser atau gelombang suara. Sayatan yang lebih banyak mungkin diperlukan, dan proses pemulihannya bisa lebih lama.

4. Operasi Katarak Intrakapsular

Teknik ini memerlukan sayatan yang lebih besar untuk mengangkat seluruh lensa beserta kapsulnya. Lensa baru akan dipasang di lokasi yang sama, biasanya di depan iris. 

Keberhasilan operasi ini umumnya tinggi, dan penglihatan pasien akan kembali normal setelah operasi. Jika katarak terjadi pada kedua mata, operasi akan dilakukan pada satu mata terlebih dahulu, dan setelah sembuh, mata lainnya akan dioperasi.

Efek setelah Operasi Katarak

Operasi katarak termasuk prosedur yang relatif aman dengan tingkat komplikasi yang rendah, namun tetap ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Infeksi mata
  • Pembengkakan pada mata
  • Penurunan kelopak mata
  • Pendarahan
  • Lensa buatan terlepas
  • Katarak muncul kembali
  • Retina lepas
  • Peningkatan tekanan dalam mata dalam 12 hingga 24 jam setelah operasi
  • Glaukoma
  • Kebutaan

Jika kamu merasakan sakit atau ketidaknyamanan pada mata setelah operasi, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Asuransi yang Menangung Biaya untuk Operasi Katarak

Ada berbagai pilihan asuransi kesehatan yang dapat melindungi kamu dari biaya yang terkait dengan operasi katarak. 

Pastikan untuk memilih asuransi dengan premi yang sesuai dengan anggaran dan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan kamu. Beberapa pilihan asuransi yang bisa kamu pertimbangkan antara lain:

  1. Cigna Proteksi Sehat dengan premi mulai dari Rp150 ribu per bulan
  2. AXA Mandiri Smartcare Executive dengan premi mulai dari Rp170 ribu per bulan
  3. Lippo HealthPlus Family dengan premi mulai Rp416 ribu per bulan untuk seluruh anggota keluarga
  4. BRI Life Simply HealthCare dengan premi mulai Rp227 ribu per bulan
  5. Chubb Hospital Cashback Protection dengan premi mulai Rp165 ribu per bulan
  6. Simas Sehat Gold dengan premi mulai Rp171 ribu per bulan

Sebagai penutup, penting untuk mempertimbangkan dengan matang berbagai pilihan dan informasi terkait biaya operasi katarak agar kamu bisa membuat keputusan yang tepat demi kesehatan mata.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index