Pengangguran Sentuh 7,2 Juta, Menteri UMKM Dorong Mahasiswa Berwirausaha

Pengangguran Sentuh 7,2 Juta, Menteri UMKM Dorong Mahasiswa Berwirausaha
Menteri UMKM Maman Abdurrahman. ( sumber : net )

JAKARTA — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahmman meminta mahasiswa menjadi wirausaha di tengah angka pengangguran Indonesia yang tembus 7,2 juta orang.

“Masih sangat jarang yang berpikir, bagaimana caranya saya lulus cepat, setelah itu saya menjadi pencipta pekerja atau entrepreneur,” ucap dari Sumbernya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (26/8/2026).

Salah satu penyebab tingginya angka pengangguran karena banyak orang yang bergantung pada sektor formal.

Saat ini, kata dari Sumbernya, 85,3 juta pekerja bergantung pada sektor formal.

Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan baru dalam menyiapkan generasi muda menghadapi dunia kerja.

Keberhasilan mahasiswa setelah lulus tidak semestinya hanya diukur dari kemampuan mendapatkan pekerjaan di sektor formal, tetapi juga keberanian menciptakan usaha dan membuka lapangan kerja baru.

Oleh karena itu, dari Sumbernya meminta institusi pendidikan dan lingkungan sosial mendorong mahasiswa atau generasi muda agar menilai kewirausahaan sebagai pilihan karier yang menjanjikan.

Sebab, semakin banyak wirausaha baru, lapangan kerja yang tersedia juga semakin banyak, sehingga sektor formal tak lagi menjadi satu-satunya harapan.

“Kalau jumlah entitas atau pengusahanya semakin banyak, maka tingkat pertumbuhan ekonomi sebuah negara konsekuensinya akan semakin meningkat," jelas dari Sumbernya.

Salah satu solusi untuk menekan angka pengangguran adalah mendorong kampus sebagai laboratorium atau inkubator untuk menghasilkan pengusaha-pengusaha hebat di Indonesia.

Dari Sumbernya juga meminta para mahasiswa mencontoh perjalanan pengusaha Chairul Tanjung yang merintis usaha sejak menjadi mahasiswa dengan berjualan buku dan membuka jasa fotokopi bahan kuliah.

Menurutnya, perjalanan tersebut menunjukkan bahwa kewirausahaan dapat dimulai sejak berada di lingkungan kampus, bahkan melalui usaha sederhana yang berangkat dari kemampuan membaca kebutuhan di sekitar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index