FINANSIALFOKUS.COM — Penyaluran perdana dilakukan di Kantor Desa Mekar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah, oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama BULOG Ahmad Rizal Ramdhani dan Direktur Operasi BULOG Andi Afdal.
Jatah 10 Kilogram per Keluarga Selama Tiga Bulan
Setiap penerima mendapatkan 10 kilogram beras per bulan. Total bantuan mencakup alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, sehingga masing-masing keluarga menerima 30 kilogram.
Untuk Provinsi Lampung, total beras yang disalurkan mencapai 37.277.460 kilogram atau lebih dari 37,27 ribu ton. Kabupaten Lampung Tengah menjadi salah satu wilayah dengan penerima terbanyak, yakni 187.359 keluarga dengan alokasi 5.620.770 kilogram. Sementara di Kampung Mekar Jaya sendiri, sebanyak 581 penerima kebagian total 17.430 kilogram.
Jaringan Gudang BULOG Disiapkan untuk Tepat Sasaran
Amran menyampaikan program ini merupakan instruksi langsung Presiden untuk membantu 33,4 juta orang di seluruh Indonesia. "Salam hormat dari Bapak Presiden untuk masyarakat Lampung," ujarnya dalam sambutan.
Dari sisi operasional, BULOG menjamin kesiapan stok dan distribusi. Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bantuan akan disalurkan dengan prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat kualitas.
"Dengan dukungan stok yang tersedia, jaringan pergudangan, serta kesiapan operasional dan distribusi di seluruh wilayah, kami memastikan bantuan dapat disalurkan," kata Rizal.
Menjaga Stabilitas Harga dan Daya Beli
Program ini bukan sekadar bantuan sosial. BULOG menyalurkan beras dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), sehingga sekaligus berfungsi sebagai instrumen stabilisasi harga. Ketika pasokan beras di pasar melimpah, tekanan harga bisa diredam.
BULOG bersama Bapanas, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait akan mengawal penyaluran di seluruh wilayah Lampung. Masyarakat yang berhak diharapkan menerima bantuan tepat waktu tanpa hambatan distribusi.