Targetkan APBD Naik Rp 3,27 Triliun, Pemkot Siapkan 321 Formasi Guru

Targetkan APBD Naik Rp 3,27 Triliun, Pemkot Siapkan 321 Formasi Guru
Rapat paripurna masa persidangan II DPRD. ( sumber : net )

DENPASAR – Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar memperkirakan pendapatan daerah akan melonjak pada Perubahan APBD 2026 sehabis porsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik dari pemerintah pusat sah ditetapkan.

Apabila seluruh poin penerimaan dapat dicapai, keseluruhan APBD diprediksi menyentuh angka Rp 3,27 triliun.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan dalam rancangan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) TA 2027, DAK Nonfisik berjumlah Rp 268 miliar belum disertakan lantaran masih menantikan ketetapan resmi besaran kiriman dari APBN.

"Rancangan awal pendapatan kami berada di angka Rp 2,8 triliun. Nanti kalau DAK Nonfisik sebesar Rp 268 miliar sudah masuk, pendapatannya kembali ke Rp 3,08 triliun," ujar Jaya Negara di DPRD Kota Denpasar, Selasa (28/7/2026), dari Sumbernya.

Berdasarkan keterangan Jaya Negara, Pemkot Denpasar tetap membidik lonjakan penerimaan pada APBD Perubahan sehingga keseluruhan pendapatan daerah ditargetkan menyentuh Rp 3,27 triliun.

"Nah, di anggaran Perubahan ini kami punya komitmen meningkatkan pendapatan lagi sehingga menjadi Rp 3,27 triliun," sambung Jaya Negara, dari Sumbernya.

Lewat peluang lonjakan penerimaan sekitar Rp 400 miliar, besaran APBD Kota Denpasar turut diprediksi merangkak naik.

Dinamika itu dipandang bakal berimbas pada penyusutan proporsi pengeluaran pegawai secara seimbang atas keseluruhan anggaran daerah.

Di samping berfokus pada penggenjot penerimaan, Pemkot Denpasar turut menyediakan alokasi dana demi mencukupi keperluan staf pengajar.

Upaya tersebut dijalankan menyusul tingginya jumlah pengajar yang bakal memasuki kurun purna bakti dalam beberapa tahun mendatang.

Jaya Negara membeberkan, pemerintah daerah telah menyediakan anggaran berjumlah Rp 12 miliar guna alur penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) posisi guru.

"Kami menganggarkan Rp 12 miliar untuk rekrutmen CPNS guru sebagai persiapan kebutuhan belanja pegawai hingga tahun 2027 mendatang," imbuhnya, dari Sumbernya.

Dirinya mengimbuhi, keperluan pengeluaran pegawai bagi tenaga pengajar diproyeksikan menyentuh Rp 336 miliar.

Oleh sebab itu, Pemkot Denpasar mengajukan penambahan 321 posisi CPNS guru demi meminimalisir kelangkaan staf pengajar imbas maraknya angka pensiun.

"Kebutuhan belanja pegawai untuk guru ini mencapai Rp 336 miliar karena banyak guru yang pensiun. Kami terus mendorong untuk ikut menambah formasi PNS dari kalangan guru sebanyak 321 orang," ungkap Jaya Negara, dari Sumbernya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index