Saham PSAB Cum Date Hari Ini dan Cek Yield Dividen yang Capai 19 Persen

Saham PSAB Cum Date Hari Ini dan Cek Yield Dividen yang Capai 19 Persen
Ilustrasi IDX (sumber foto: NET)

JAKARTA – Kesempatan untuk mendapatkan hak atas pembagian dividen bernilai besar dari PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) akan memasuki masa batas akhir atau cum date pada perdagangan Kamis (11/6/2026). Pergerakan harga saham emiten pertambangan ini perlu dicermati secara saksama karena sedang berada dalam tren kenaikan.

Periode batas akhir kepemilikan saham tersebut merupakan hari terakhir bagi seorang investor untuk bisa terdaftar sebagai penerima hak pembagian keuntungan perusahaan. Para pelaku pasar yang berminat wajib melakukan pembelian saham paling lambat pada hari penutupan ini serta menyimpannya hingga tanggal pencatatan tiba.

Perusahaan pertambangan tersebut secara resmi mengumumkan rencana pembagian dividen tunai dengan total nilai mencapai Rp2.778.300.000.000 atau setara dengan Rp2,77 triliun untuk tahun buku 2025. Ketetapan strategis ini telah disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (3/6/2026).

Melalui hasil keputusan rapat tersebut, para pemegang saham yang memenuhi syarat akan memperoleh pembayaran dividen sebesar Rp105 untuk setiap lembar saham yang dimiliki. Rencana pemanfaatan laba bersih ini mendapat persetujuan mutlak dari seluruh peserta rapat yang hadir atau mewakili 100% suara sah.

Pada sesi perdagangan Rabu (10/6/2026), harga saham emiten berkode PSAB ini berakhir menguat ke posisi Rp550 dengan kenaikan sebesar 5 poin atau tumbuh 0,92% dalam sehari. Jika mengacu pada harga penutupan tersebut, tingkat imbal hasil atau yield dividen perusahaan ini menyentuh angka 19,09%.

Besaran imbal hasil yang ditawarkan oleh emiten ini tergolong ke dalam daftar pembagian keuntungan paling besar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kendati demikian, para pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi jebakan penurunan harga pascapembagian keuntungan atau dividen trap.

Kewaspadaan ini beralasan karena pergerakan harga saham emiten tersebut sudah mengalami reli kenaikan sebesar 7,84% sepanjang kurun waktu 30 hari terakhir. Istilah jebakan tersebut merujuk pada fenomena penurunan nilai saham yang signifikan secara mendadak setelah melewati masa batas akhir kepemilikan saham.

Pihak manajemen juga telah diberikan wewenang penuh oleh RUPST untuk mengatur mekanisme teknis, penetapan waktu pelaksanaan, serta aturan sistem pembayaran keuntungan sesuai dengan koridor hukum dan kebijakan perpajakan nasional.

Berikut adalah rincian mengenai batas waktu hingga jadwal pelaksanaan proses penyerahan dividen untuk tahun buku 2025:

  • Cum dividend 11 Juni 2026
  • Ex dividend 12 Juni 2026
  • Recording date 15 Juni 2026
  • Pembayaran dividen 30 Juni 2026

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index