JAKARTA – BNI sebagai salah satu bank besar di Indonesia memberikan kemudahan untuk penggunanya terutama melalui produk kartu kredit yang bisa digunakan untuk berbagai transaksi, mulai dari belanja, traveling, hingga kebutuhan sehari-hari.
Jika merasa limit yang diberikan kurang, ada solusi yang bisa dilakukan, yaitu dengan mengajukan kenaikan limit.
Sebelum mengajukan permohonan kenaikan limit kartu kredit BNI, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar prosesnya berjalan lancar.
Mulai dari mengecek sisa limit yang tersedia, memahami syarat yang harus dipenuhi, hingga mengetahui metode pengajuan yang paling sesuai.
Nah, agar limit cepat disetujui, yuk simak cara lengkapnya berikut ini!
Sebelum membahas kenaikan limit, setiap pemegang kartu kredit BNI harus mengetahui berapa limit yang didapatkan. Limit tersebut berbeda tergantung dari jenis kartu dan profil keuangan masing-masing nasabah.
Untuk pemula, berikut adalah perkiraan limit awal berdasarkan jenis kartu kredit BNI:
- BNI Titanium: Mulai dari Rp10 juta
- BNI JCB Gold Card: Rp10 juta - Rp49 juta
- BNI Visa Platinum: Mulai dari Rp30 juta
- BNI Visa Signature: Rp50 juta - Rp500 juta
- BNI Infinite: Lebih dari Rp30 juta
Namun, perlu diingat bahwa limit ini bisa berbeda tergantung dari kebijakan bank dan riwayat kredit pemegang kartu.
Agar pengajuan kenaikan limit kartu kredit BNI lebih mudah disetujui, pastikan untuk memenuhi beberapa syarat berikut:
Masa aktif kartu: minimal sudah digunakan selama 6 hingga 12 bulan.
Riwayat Kredit Bersih: Tidak ada catatan keterlambatan pembayaran dalam 6 bulan terakhir.
Dokumen Pendukung: Siapkan foto/scan KTP, NPWP, dan slip gaji terbaru atau SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan).
Plafon Kenaikan: Biasanya bank menyetujui kenaikan limit sebesar 30% hingga 100% dari limit saat ini, tergantung pada profil risiko pemegang kartu.
Proses pengajuan berlangsung selama 5 hari kerja saat nasabah menginput pengajuan. Apabila disetujui, akan dikenakan biaya Rp50.000 untuk kenaikan sementara dan Rp100.000 untuk kenaikan limit permanen.
Jika ingin menaikkan limit kartu kredit BNI, ada beberapa metode yang bisa dipilih. Pastikan sudah menyiapkan dokumen yang diperlukan agar prosesnya lebih cepat.
Pengajuan kenaikan limit melalui BNI Mobile Banking adalah cara yang cepat dan paling praktis. Berikut langkah-langkahnya:
Buka aplikasi BNI Mobile Banking, lalu masukkan user ID dan password, kemudian klik Login.
Pilih menu “My Credit Card” untuk melihat informasi kartu kredit. Jika belum terdaftar, lakukan pendaftaran kartu kredit terlebih dahulu.
Pada halaman Detail Kartu Kredit, pilih fitur “Increase Limit” untuk mengajukan kenaikan limit.
Pilih jenis kenaikan limit yang diinginkan (sementara atau permanen), masukkan nominal kenaikan limit, lalu unggah dokumen seperti NPWP dan slip gaji jika diperlukan.
Masukkan password transaksi untuk keamanan pengajuan, lalu klik Lanjut.
Jika pengajuan berhasil, akan muncul notifikasi Pengajuan Berhasil melalui email atau SMS. Simpan bukti pengajuan dan tunggu proses verifikasi dari BNI.
Kalau lebih nyaman menggunakan website, bisa mengajukan kenaikan limit lewat e-form di situs resmi BNI.
Buka halaman e-Form BNI menggunakan smartphone dengan koneksi internet yang stabil. Pastikan masuk ke situs resmi agar data tetap aman.
Pilih jenis kenaikan limit yang diinginkan, apakah permanen atau sementara, lalu isi formulir dengan data pribadi seperti nama lengkap, nomor kartu kredit, NIK/KTP, nomor HP, dan email yang terdaftar di BNI.
Masukkan informasi keuangan, termasuk pendapatan bulanan, sumber penghasilan, serta jumlah limit yang ingin diajukan (maksimal 100% dari limit awal).
Unggah dokumen pendukung seperti slip gaji terbaru (bagi karyawan) atau SPT Tahunan/rekening koran (bagi wirausaha), NPWP (jika pengajuan limit lebih dari Rp50 juta), dan foto KTP untuk verifikasi.
Setelah semua data dan dokumen terisi dengan benar, cek kembali untuk memastikan tidak ada kesalahan, lalu klik Submit.
Nasabah akan menerima notifikasi via email atau SMS mengenai status pengajuan limit kartu kredit BNI.
Selain melalui cara-cara di atas, pengajuan kenaikan limit juga bisa dilakukan melalui BNI Call 1500046, kemudian mengirimkan dokumen pendukung ke email resmi BNI admin.acm@bni.co.id.
Berikut adalah rincian dokumen yang dibutuhkan:
- Surat pernyataan yang sudah ditandatangani
- Foto KTP
- Foto NPWP
- Slip gaji terakhir/SIUP
- Foto kartu kredit
Bagi yang lebih nyaman melakukan pengajuan langsung, bisa datang ke kantor cabang BNI terdekat dengan membawa kartu kredit BNI, KTP asli, slip gaji terbaru, serta NPWP (jika pengajuan di atas Rp50 juta).
Customer service akan membantu proses pengajuan dan memberikan informasi tambahan jika diperlukan.
Setelah mengajukan kenaikan limit, nasabah bisa mengeceknya dengan beberapa cara.
Cara paling praktis adalah menggunakan aplikasi BNI Mobile Banking yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja. Berikut caranya:
Buka aplikasi BNI Mobile Banking, kemudian masukkan user ID dan password, lalu klik Login.
Pilih menu “My Credit Card” untuk melihat informasi kartu kredit. Jika kartu kredit belum terdaftar, lakukan pendaftaran terlebih dahulu.
Akan muncul halaman “Detail Kartu Kredit”.
Di halaman tersebut, nasabah bisa melihat informasi limit kartu kredit, sisa limit, dan informasi transaksi lainnya.
Selain melalui aplikasi BNI Mobile Banking, nasabah juga bisa melihat limit kartu kredit di aplikasi BNI Credit Card Mobile atau aplikasi Wonder by BNI.
Jika tidak memiliki akses ke aplikasi, pengecekan limit bisa dilakukan lewat SMS dengan format berikut:
VISA/MASTER/JCB (spasi) SAL (spasi) 4 digit terakhir nomor kartu kredit kirim ke 83346
Contoh:
VISA SAL 3456 ? Kirim ke 83346
BNI akan mengirimkan SMS balasan berisi informasi sisa limit kartu kredit.
Layanan call center BNI di 1500046 atau +622130500046; jika menghubungi dari luar negeri, juga bisa dihubungi. Lalu ikuti petunjuk untuk mengetahui sisa limit kartu kredit.
Jika sering bertransaksi dengan kartu kredit di ATM atau merchant tertentu, sisa limit juga bisa muncul di struk transaksi atau melalui mesin ATM BNI dengan cara berikut:
Masukkan kartu kredit dan input 6 digit PIN kartu kredit
- Pilih menu “Lainnya”
- Pilih “Informasi Saldo”
- Kemudian pilih “Kartu Kredit/Kartu Debit/Kartu Tunai”
Akan muncul informasi pemakaian, tagihan, dan sisa limit kartu kredit.
Selain dengan cara tersebut, pengecekan billing statement bulanan yang dikirimkan oleh BNI melalui email atau surat ke alamat rumah juga bisa dilakukan.
Menaikkan limit kartu kredit BNI bisa membuat transaksi lebih fleksibel, tetapi harus dilakukan dengan bijak.
Pengajuan kenaikan limit bisa diproses lewat aplikasi BNI Mobile Banking, e-form di website, email resmi, atau datang langsung ke kantor cabang.
Pastikan untuk memenuhi semua syarat dan memiliki riwayat pembayaran yang baik agar pengajuan lebih cepat disetujui.
Dengan limit yang lebih besar, pastikan juga untuk tetap mengelola keuangan dengan baik agar tidak terjebak dengan utang kartu kredit yang sulit dikendalikan.