CLEO

CLEO Berencana Operasikan Tiga Pabrik Baru di Indonesia pada 2026

CLEO Berencana Operasikan Tiga Pabrik Baru di Indonesia pada 2026
CLEO Berencana Operasikan Tiga Pabrik Baru di Indonesia pada 2026

JAKARTA - Sebagai salah satu pemain utama di industri air minum dalam kemasan (AMDK), PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) yang dimiliki oleh crazy rich Hermanto Tanoko, terus menunjukkan komitmennya untuk memperluas jangkauan pasar di Indonesia. 

Pada tahun 2026, perusahaan ini berencana untuk mengoperasikan tiga pabrik baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru. Langkah ekspansi ini diharapkan dapat memperkuat posisi CLEO di pasar yang terus berkembang, sekaligus mendukung strategi pertumbuhan berkelanjutan mereka.

Peningkatan Infrastruktur untuk Mendukung Ekspansi Bisnis CLEO

Melisa Patricia, CEO CLEO, menegaskan bahwa perseroan berkomitmen untuk memperluas pasar dengan cara yang berkelanjutan. 

Dengan adanya ekspansi pabrik baru di tiga kota besar, CLEO berharap dapat lebih mendekatkan produk air minum mereka ke konsumen di berbagai wilayah Indonesia. Hal ini juga akan membantu meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi di pasar lokal yang terus berkembang.

Saat ini, CLEO telah memiliki 32 pabrik yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Tambahan tiga pabrik baru ini tentu saja akan semakin memperkuat jaringan distribusi mereka di seluruh nusantara. Pabrik-pabrik baru yang akan dibangun di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru akan memungkinkan CLEO untuk meraih konsumen di daerah yang sebelumnya mungkin sulit dijangkau, memperluas cakupan pasar mereka, dan meningkatkan efisiensi distribusi.

Keberlanjutan Jadi Fokus Utama dalam Ekspansi Pabrik

Dalam rencana pengembangan pabrik-pabrik barunya, CLEO juga sangat memperhatikan aspek keberlanjutan. Melisa menjelaskan bahwa CLEO tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga berusaha untuk menjaga kelestarian lingkungan.

 Salah satu langkah konkret yang dilakukan CLEO adalah dengan melengkapi pabrik-pabriknya dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung keberlanjutan energi dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Pada awal tahun 2026, CLEO berencana menambah satu pabrik baru yang akan dilengkapi dengan PLTS. Dengan langkah ini, total kapasitas PLTS yang dimiliki CLEO akan bertambah menjadi 8 MWp. 

CLEO juga mencatatkan prestasi dalam hal pengurangan emisi karbon. Dari 2022 hingga 2025, perusahaan ini telah menghasilkan 18.333.240 kWh energi listrik dari PLTS, yang berkontribusi pada pengurangan emisi CO2 sebesar 15.948 ton. Ini menunjukkan bahwa CLEO tidak hanya peduli dengan keberhasilan finansial tetapi juga berkomitmen untuk mewujudkan pertumbuhan yang ramah lingkungan.

Kinerja Keuangan yang Solid dan Pertumbuhan Penjualan Positif

Dalam hal kinerja keuangan, CLEO terus menunjukkan hasil yang memuaskan. Hingga laporan keuangan kuartal III/2025, CLEO berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 6% YoY, mencapai Rp2,09 triliun. 

Pertumbuhan penjualan ini jelas melampaui rata-rata industri AMDK yang hanya tumbuh sekitar 5% per tahun. Pencapaian ini menunjukkan bahwa CLEO terus mampu bersaing di pasar yang sangat kompetitif, sekaligus memberikan bukti bahwa strategi pertumbuhan perusahaan berjalan dengan baik.

Melisa juga menambahkan bahwa CLEO terus proaktif dalam memantau dinamika pasar dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan pelanggan. Dengan melakukan inovasi secara konsisten, CLEO dapat menghadirkan produk yang relevan dan memenuhi harapan konsumen. 

Dalam menghadapi tantangan pasar, CLEO juga terus melanjutkan ekspansi ke wilayah-wilayah potensial di Indonesia sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Rencana Jangka Panjang untuk Menjaga Pertumbuhan Berkelanjutan

CLEO memiliki rencana jangka panjang yang jelas untuk terus tumbuh dan berkembang. 

Sebagai perusahaan yang telah beroperasi di Indonesia selama bertahun-tahun, CLEO sangat memahami dinamika pasar dan pentingnya ekspansi yang berkesinambungan. Untuk itu, selain memperluas pabrik dan jaringan distribusi, CLEO juga terus berfokus pada inovasi produk dan pelayanan pelanggan yang lebih baik.

Sebagai contoh, CLEO telah memanfaatkan teknologi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di pabrik-pabriknya sebagai langkah penting dalam mencapai target net zero emission. 

Hal ini membuktikan bahwa perusahaan ini tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi tetapi juga sangat memperhatikan dampak sosial dan lingkungan dari operasional mereka. Komitmen terhadap keberlanjutan ini tentu saja akan mendukung pertumbuhan jangka panjang yang stabil dan menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat, baik itu konsumen, investor, maupun karyawan.

Tantangan dan Peluang di Industri AMDK

Industri air minum dalam kemasan (AMDK) merupakan sektor yang sangat kompetitif di Indonesia. Meskipun permintaan akan air minum dalam kemasan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kesadaran akan pentingnya kesehatan, persaingan antar pemain besar dalam industri ini juga semakin ketat. 

Oleh karena itu, CLEO harus terus berinovasi dan mengembangkan strategi yang tepat untuk mempertahankan posisi mereka di pasar.

Namun, dengan keberhasilan ekspansi pabrik baru yang rencananya akan dioperasikan pada tahun 2026, CLEO berharap dapat menguasai lebih banyak pasar lokal dan mengurangi ketergantungan pada satu wilayah saja. 

Selain itu, dengan terus meningkatkan aspek keberlanjutan dalam setiap aspek operasionalnya, CLEO berusaha untuk tetap menjadi pemimpin pasar yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Peluang Bisnis yang Terus Terbuka

Seiring dengan adanya perubahan tren konsumsi masyarakat dan peningkatan kesadaran akan kualitas produk, CLEO juga melihat adanya peluang besar untuk memperkenalkan inovasi produk baru. 

Dengan jaringan distribusi yang terus berkembang, ditambah dengan keberlanjutan dan teknologi yang semakin canggih, CLEO berpeluang untuk semakin memperkuat posisinya di pasar AMDK Indonesia.

Strategi untuk terus mengembangkan jaringan distribusi di berbagai wilayah Indonesia dan melibatkan teknologi ramah lingkungan menjadi langkah yang sangat tepat untuk menghadapi tantangan pasar. 

Melalui pendekatan yang berfokus pada keberlanjutan dan kualitas produk, CLEO tidak hanya dapat meningkatkan penjualannya tetapi juga turut berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index