Penyebab Setir Mobil Bergetar dan Cara Mudah Mengatasinya

Jumat, 21 Maret 2025 | 14:53:17 WIB
penyebab setir mobil bergetar

Penyebab setir mobil bergetar bisa bermacam-macam, dan sangat penting untuk mengetahui penyebabnya agar kamu bisa mengatasinya dengan benar. 

Getaran pada setir sering terjadi saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi, tetapi bisa juga muncul saat mobil baru dinyalakan atau ketika mobil direm. 

Mengetahui penyebab setir mobil bergetar akan membantu kamu mencari solusi yang paling tepat untuk mengatasi masalah ini.

Penyebab Setir Mobil Bergetar saat Kecepatan Tinggi

Penyebab setir mobil bergetar saat melaju di kecepatan 80 km/jam atau 100 km/jam bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Getaran ini sering kali terjadi pada kecepatan tinggi, terutama saat mobil melaju dengan kecepatan tertentu.

1. Ban Tidak Seimbang

Ban adalah salah satu komponen utama kendaraan yang memungkinkan mobil bergerak dengan lancar. 

Namun, berbagai faktor bisa menyebabkan ban tidak seimbang, seperti ukuran yang tidak sesuai standar, distribusi angin yang tidak merata, atau kerusakan pada bagian tertentu. 

Ketidakseimbangan ini membuat perputaran ban tidak stabil, yang dapat memengaruhi kenyamanan saat berkendara. Salah satu efek yang dapat dirasakan adalah getaran pada setir saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi. 

Jika dibiarkan terus-menerus, masalah ini bisa menyebabkan kerusakan pada shockbreaker dan komponen mobil lainnya. Oleh karena itu, segera periksakan mobil ke bengkel jika merasakan getaran pada setir saat berkendara dengan kecepatan tinggi.

2. Tidak Pernah Melakukan Spooring dan Balancing

Apakah kamu sudah melakukan perawatan spooring dan balancing pada mobil? Kedua perawatan ini sangat penting untuk menjaga kestabilan kendaraan. Mobil yang jarang mendapatkan perawatan ini berisiko mengalami setir yang bergetar. 

Biasanya, spooring dilakukan setelah mobil menempuh jarak sekitar 10.000 km. Dalam proses spooring, teknisi akan memastikan posisi roda sesuai dengan setelan toe, camber, dan caster, sehingga mobil menjadi lebih stabil saat dikendarai. 

Sementara itu, balancing bertujuan untuk menyeimbangkan keempat roda agar dapat berputar dengan lancar tanpa getaran berlebih. 

Jika mobil belum pernah melakukan balancing, roda menjadi lebih rentan rusak, yang bisa menyebabkan getaran pada setir atau membuat setir tidak kembali setelah berbelok.

3. Kaki Mobil yang Aus atau Rusak

Setir mobil bergetar saat kecepatan tinggi bisa juga disebabkan oleh kaki mobil yang aus atau rusak, seperti komponen ball joint, tie rod, rack steer, atau long tie rod. 

Jika menemukan kerusakan pada bagian-bagian ini, segeralah ganti komponen tersebut dengan suku cadang asli yang baru untuk menghindari masalah lebih lanjut.

4. Kondisi Velg Mobil

Velg mobil yang penyok dapat mempengaruhi kestabilan putaran roda dan menyebabkan setir bergetar. 

Velg yang rusak sebaiknya segera diganti karena berkendara dengan velg yang penyok bisa membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang.

5. Bearing atau Laher yang Aus

Kerusakan pada bearing atau laher roda depan juga bisa menjadi penyebab setir bergetar. Kondisi bearing yang aus menyebabkan komponen-komponen lain tidak bisa bekerja secara optimal. 

Kerusakan ini dapat meluas dan mempengaruhi bagian lainnya, seperti joint, bushing arm, dan tierod. Oleh karena itu, perawatan rutin pada bearing dan laher penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. 

Pemberian pelumas seperti grease pada bearing dan laher juga dapat mengurangi gesekan antar komponen yang mempercepat keausan.

Penyebab Mobil Bergetar saat Start Awal 

Selain getaran yang muncul saat melaju kencang, setir mobil juga bisa bergetar saat mobil dalam kondisi diam atau baru dinyalakan. 

Situasi ini cukup umum terjadi, tetapi jika getarannya terasa kuat dan berlangsung lama, bisa jadi ada masalah pada komponen mobil yang perlu diperiksa. Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:

1. Setelan Mesin Tidak Stabil

Ketidakseimbangan pada setelan mesin dapat menyebabkan putaran mesin tidak stabil, yang berakibat pada getaran saat mobil pertama kali dinyalakan. Cara mendeteksinya adalah dengan melihat pergerakan RPM. 

Jika jarumnya bergerak naik-turun secara tidak wajar, kemungkinan ada masalah pada komponen mesin, seperti keausan atau kesalahan saat tune-up. 

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya mobil diperiksa di bengkel agar komponen yang bermasalah dapat diperbaiki atau diganti.

2. Injektor Tersumbat

Injektor berfungsi mengalirkan bahan bakar ke mesin, dan jika tersumbat, pembakaran tidak akan berjalan optimal, sehingga mesin bergetar. 

Solusi untuk masalah ini adalah dengan rutin membersihkan injektor dan melakukan kalibrasi agar tekanan bahan bakar tetap stabil.

3. Busi Sudah Aus

Busi yang aus atau rusak dapat menyebabkan percikan api menjadi lemah, sehingga pembakaran di dalam mesin tidak sempurna. Akibatnya, getaran bisa terasa lebih kuat saat mobil pertama kali dinyalakan. 

Jika busi sudah aus, sebaiknya segera diganti, dan idealnya semua busi diganti sekaligus agar performa mesin tetap optimal.

4. Piston Mengalami Kerusakan

Kinerja piston yang buruk, terutama akibat usia kendaraan atau cara pemakaian yang kurang baik, dapat menyebabkan getaran saat start awal. Gerakan piston yang tidak teratur membuat mesin tidak bekerja secara seimbang. 

Jika piston sudah aus atau mengalami kerusakan, satu-satunya solusi adalah menggantinya agar tidak berdampak pada komponen lain.

5. Masalah pada Engine Mounting

Engine mounting berfungsi meredam getaran mesin agar tidak terasa di kabin. Jika komponen ini rusak atau kendor, getaran dari mesin akan langsung terasa di setir dan bagian dalam mobil. 

Jika penyebab getaran berasal dari engine mounting, solusinya adalah mengganti bantalan karet yang rusak atau mengencangkan baut yang longgar.

Jika kamu mengalami setir bergetar saat mobil dalam kondisi diam atau baru dinyalakan, sebaiknya segera lakukan pengecekan agar masalah tidak semakin parah.

Penyebab Getaran pada Setir Mobil saat Direm

Selain saat melaju kencang atau saat mobil baru dinyalakan, getaran pada setir juga bisa muncul ketika mobil direm. Apa yang menjadi penyebabnya? Berikut beberapa kemungkinan yang perlu diperhatikan:

1. Rotor Rem yang Menipis

Rotor rem merupakan bagian penting dalam sistem pengereman mobil. Jika komponen ini mengalami penipisan, kinerjanya akan terganggu, menyebabkan ketidakseimbangan yang bisa dirasakan hingga setir mobil.

2. Shockbreaker Belakang Mengalami Kerusakan

Jika terjadi kerusakan pada shockbreaker bagian belakang, segel piston bisa menjadi longgar, sehingga cairan dalam silinder bocor. 

Akibatnya, kemampuan shockbreaker dalam meredam guncangan berkurang, dan getaran bisa terasa di setir saat mobil direm. Kondisi ini juga bisa menyebabkan setir bergetar saat melintasi jalanan yang tidak rata.

3. Guide Pin yang Mengering

Guide pin berfungsi menyalurkan energi gerak dari pedal rem ke rotor agar sistem pengereman bekerja dengan baik. Jika guide pin mengering, proses ini terganggu, sehingga setir mobil bisa bergetar saat dilakukan pengereman.

Jika setir mobil terasa bergetar saat mengerem, segera lakukan pengecekan untuk memastikan komponen pengereman dalam kondisi baik dan aman digunakan.

Sebagai penutup, memahami penyebab setir mobil bergetar membantu menjaga kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

Terkini