Studi 341.000 Hard Drive Ungkap HDD Kapasitas Besar Lebih Andal

Sabtu, 19 September 2026 | 06:59:00 WIB

FINANSIALFOKUS.COM — Hard drive berkapasitas besar seperti 20TB ke atas tercatat memiliki tingkat kegagalan tahunan hanya 0,85 persen, jauh di bawah rata-rata seluruh armada Backblaze yang berada di 1,24 persen. Temuan dari analisis lebih dari 341.000 unit hard drive sepanjang kuartal pertama 2026 ini membalik asumsi lama bahwa harga murah selalu jadi pertimbangan utama saat membeli penyimpanan.

Backblaze merilis laporan terbaru soal performa armada hard drive miliknya. Perusahaan penyedia layanan penyimpanan awan itu menganalisis lebih dari 341.000 unit hard drive produksi sepanjang kuartal pertama 2026. Hasilnya menunjukkan kapasitas besar berkorelasi dengan umur pakai yang lebih panjang.

Angka yang paling menonjol adalah annualized failure rate (AFR) atau tingkat kegagalan tahunan. Hard drive berkapasitas 20TB ke atas mencatat AFR hanya 0,85 persen. Angka itu jauh lebih rendah dibanding rata-rata seluruh armada yang mencapai 1,24 persen.

Backblaze juga melaporkan perbaikan dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada kuartal pertama 2025, AFR keseluruhan armada masih berada di 1,42 persen. Penurunan ini menandakan kualitas perangkat yang dipakai perusahaan terus membaik.

Mayoritas Perangkat Baru yang Dipasang Berkapasitas Raksasa

Dari 10.220 hard drive yang dipasang Backblaze pada kuartal pertama 2026, sebanyak 9.400 unit di antaranya berkapasitas di atas 20TB. Jumlah itu setara sekitar 92 persen dari total pemasangan baru.

Langkah ini menunjukkan Backblaze sedang bertaruh besar pada perangkat berkapasitas raksasa. Meski bukan mayoritas dari keseluruhan armada, perangkat 20TB ke atas jadi tulang punggung ekspansi mereka.

Metode AFR sendiri menghitung berapa lama perangkat benar-benar beroperasi sebelum akhirnya dihitung sebagai tingkat kegagalan tahunan. Cara ini dianggap lebih menggambarkan kondisi nyata dibanding sekadar membandingkan jumlah unit yang mati dengan yang selamat.

Catatan Penting: Perangkat Ini Masih Sangat Muda

Ada satu catatan besar yang perlu diperhatikan dari temuan ini. Model berkapasitas 20TB ke atas dalam laporan kuartal pertama 2026 rata-rata baru berusia sekitar 16 bulan, dengan rentang usia mulai dari beberapa bulan hingga 16 bulan.

Sebagai perbandingan, sebagian hard drive berkapasitas lebih kecil sudah beroperasi lebih dari lima tahun. Perangkat besar itu praktis masih bayi dibanding pendahulunya.

Usia muda memberi keunggulan yang bisa memudar seiring waktu. Hard drive baru dan lama tidak punya peluang gagal yang sama, terutama karena perangkat ini berjalan 24 jam sehari tanpa henti.

Studi Secure Data Recovery justru menemukan sekitar separuh hard drive rusak yang dikirim ke perusahaan itu mati pada tahun pertama pemakaian. Namun data tersebut hanya mencakup perangkat yang benar-benar gagal, sehingga tidak menghitung unit yang tidak pernah bermasalah.

Satu Model 22TB Menanggung Beban Terbesar

Backblaze tampaknya punya model favorit. WDC WUH722222ALE6L4 berkapasitas 22TB kini mencakup lebih dari 45.000 unit di armada mereka, dengan AFR hanya 0,38 persen.

Model itu menyumbang lebih dari separuh seluruh armada berkapasitas 20TB ke atas milik Backblaze. Usia rata-ratanya 16,1 bulan, dan AFR seumur hidupnya tetap hanya 0,58 persen di lebih dari 22 juta hari operasi drive.

Ada satu model dengan tingkat kegagalan lebih baik lagi, meski ukuran sampelnya jauh lebih kecil. Hard drive 24TB dari Toshiba mencatat AFR 0,22 persen pada kuartal tersebut, diukur dari 7.203 unit.

Harga Murah Bisa Jadi Pilihan yang Justru Mahal

Data ini mendorong perlunya memikirkan ulang strategi penyimpanan. Banyak orang memakai hard drive bekas dari konsol atau laptop lama. Perangkat kecil seperti SATA 120GB pun masih bisa berguna asal dirawat dan datanya dicadangkan.

Untuk pembelian baru, harga per unit sebaiknya bukan satu-satunya angka yang jadi patokan. Backblaze sebelumnya pernah membandingkan perangkat 20TB ke atas dengan model 14TB hingga 16TB pada titik usia yang setara. Hasilnya, perangkat berkapasitas lebih besar tetap kompetitif, bahkan cenderung lebih baik.

Pertanyaan yang tersisa: apakah Anda benar-benar butuh penyimpanan 20TB ke atas? Banyak pengguna tidak memerlukannya. Namun bila kapasitas besar dibutuhkan, data Backblaze menunjukkan perangkat raksasa itu bisa jadi pilihan yang lebih tahan lama.

Terkini