Snap Rilis Specs Intelligence, Asisten AI Mandiri di Luar Snapchat

Kamis, 17 September 2026 | 15:34:00 WIB

FINANSIALFOKUS.COM — Snap resmi memperkenalkan Specs Intelligence, asisten AI mandiri yang berjalan di kacamata AR Specs sekaligus aplikasi mobile dan desktop terpisah. Berbeda dari fitur generatif di Snapchat, layanan ini berfokus pada produktivitas dengan membangun pemahaman atas tujuan, prioritas, dan rutinitas pengguna. Versi terbatasnya kini bisa dicoba di Amerika Serikat lewat aplikasi Specs untuk iOS.

Langkah ini menandai pergeseran pendekatan Snap terhadap AI. Selama ini perusahaan lebih banyak menempelkan fitur generatif ke Snapchat tanpa menjadikan teknologi itu sebagai fokus utama, berbeda dari para pesaing media sosialnya.

Bukan Sekadar Chatbot, Ini Cara Kerja Specs Intelligence

Snap menyebut Specs Intelligence sebagai "layanan AI antisipatif". Sistem ini membangun pemahaman atas tujuan, prioritas, hubungan, dan rutinitas pengguna dari aplikasi serta alat yang mereka pilih untuk dihubungkan.

Artinya, asisten ini bergantung pada koneksi ke akun eksternal seperti Google. Dari sana, ia memunculkan pengingat tepat waktu dan informasi relevan berdasarkan apa yang diketahuinya tentang pengguna.

Contohnya, Specs Intelligence bisa menyorot "pertanyaan yang perlu diajukan dan hal yang perlu diingat" sebelum rapat, atau menampilkan rencana perjalanan menjelang trip. Informasi itu juga bisa dirapikan ke dalam "corners" berbeda sesuai konteks, misalnya memisahkan tugas keluarga dari tenggat pekerjaan.

Integrasi dengan Kacamata AR Specs

Bagi pemilik kacamata AR Specs, asisten ini bisa menampilkan informasi langsung di bidang pandang pengguna. Pemilik Specs dapat mengajukan pertanyaan dengan ucapan "Hey Specs".

Fitur tersebut belum tersedia saat sesi demo Specs berlangsung. Perintah "Hey Specs" baru bisa membuka jendela browser, dan cara kerjanya disebut mirip dengan sebagian aspek Meta AI pada kacamata besutan Meta.

Snap Janji Tidak Pakai Data untuk Iklan

Snap tampak berusaha mendahului kekhawatiran privasi yang sempat mencuat pada pendekatan Meta. Perusahaan menegaskan Specs Intelligence tidak dipakai untuk melatih model AI mereka atau menayangkan iklan.

"Snap personnel cannot view or access the personal content you use with the service," tulis Snap dalam blog resminya.

Pernyataan itu menjadi pembeda utama di tengah maraknya layanan AI yang memanfaatkan data pengguna untuk pelatihan model.

Harga dan Ketersediaan Specs Intelligence

Snap membuka versi terbatas Specs Intelligence di Amerika Serikat untuk dicoba sekarang lewat aplikasi Specs di iOS. Versi pratinjau ini memungkinkan pengguna menghubungkan akun Google untuk melihat "insights about where you spend your time and attention", tetapi belum menghadirkan saran proaktif.

Versi "full early-access" bersifat undangan dan hanya tersedia lewat aplikasi Mac milik Specs. Pengguna yang berminat bisa mendaftar daftar tunggu mulai sekarang.

Belum ada informasi harga maupun jadwal ketersediaan Specs Intelligence untuk pasar Indonesia.

Posisi Snap di Peta Persaingan AI

Langkah Snap mengikuti pola yang mulai muncul di industri, yakni asisten AI yang berdiri sendiri di luar aplikasi utama. Deskripsi Specs Intelligence disebut akan terdengar familier bagi siapa pun yang mengikuti pengumuman Muse dari Meta.

Bedanya, Snap menempatkan layanan ini sebagai alat produktivitas, bukan sekadar pelengkap fitur sosial. Koneksi ke akun eksternal dan pengorganisasian informasi berbasis konteks menjadi nilai jual utamanya.

Bagi pengguna Indonesia, kehadiran Specs Intelligence masih bergantung pada ketersediaan kacamata AR Specs dan aplikasi pendampingnya di pasar lokal. Untuk sementara, fitur ini hanya bisa diakses pengguna di Amerika Serikat.

Terkini