JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali mempertangguh komitmennya dalam merakit hubungan industrial yang harmonis, produktif, serta berkelanjutan lewat penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026-2028 bersama Serikat Pekerja BRI, disaksikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli.
PKB periode 2026 - 2028 diteken oleh Direktur Utama BRI, Hery Gunardi bersama Ketua Umum Serikat Pekerja BRI, Satrio Arief Pambudi.
Persetujuan ini bertransformasi sebagai landasan bersama bagi Manajemen dan Pekerja dalam merancang lingkungan kerja yang kondusif, memperkokoh kolaborasi, serta menyokong keberlangsungan transformasi dan pertumbuhan BRI.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi mengemukakan, bahwa Serikat Pekerja merupakan mitra strategis Manajemen dalam merawat hubungan industrial yang harmonis sekaligus menyokong agenda transformasi Perusahaan.
Berdasarkan keterangannya, PKB menjelma sebagai salah satu fondasi krusial dalam menyelaraskan kepentingan Perusahaan dan Pekerja.
"Hubungan industrial yang sehat dan harmonis menjadi bagian penting dari transformasi BRI. Melalui PKB ini, kami ingin memastikan peningkatan kinerja dan daya saing perusahaan berjalan seiring dengan pengembangan, pelindungan, dan kesejahteraan seluruh Insan BRILiaN," ujar Hery dari Sumbernya.
Hery menambahi, Manajemen dan Serikat Pekerja mempunyai tujuan yang seragam, yakni memastikan BRI terus bertumbuh secara sehat, adaptif, serta berdaya saing, sekaligus merancang kesempatan serta kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh Insan BRILiaN.
Guna mencapai itu, implementasi PKB menuntut kolaborasi, rasa saling percaya, serta komitmen seluruh insan BRI.
Pada momen tersebut, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli memaparkan bahwa hubungan industrial yang harmonis merupakan bagian penting dalam merakit ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, produktif, inklusif, dan berkelanjutan.
"Hubungan industrial yang harmonis salah satunya tercermin dari komitmen terhadap PKB. Serikat Pekerja senantiasa menjadi mitra strategis Perusahaan dalam jangka panjang sehingga tercapai hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan menciptakan nilai bersama yang berkelanjutan," kata Yassierli dari Sumbernya.
Penandatanganan PKB BRI periode 2026-2028 menjelma sebagai manifestasi komitmen bersama antara Manajemen dan Pekerja guna terus memperkokoh hubungan industrial sekaligus menyokong eskalasi produktivitas dan keberlangsungan Perusahaan.
Lewat jiwa kolaborasi dan kebersamaan, BRI optimistis seluruh Insan BRILiaN sanggup terus beradaptasi, mengerek kapabilitas, serta mempersembahkan kontribusi terbaik bagi Perusahaan, masyarakat, dan negara.