LIKE IT 2026 Digelar BI untuk Edukasi Keuangan Generasi Muda

Jumat, 04 September 2026 | 12:10:14 WIB
Penyelenggaraan LIK IT di Kantor Perwakilan Bank Indonesia NTT. ( SUMBER : NET )

KUPANG - Kemudahan akses layanan keuangan digital memicu masyarakat menggunakan rekening perbankan terutama berbasis digital untuk melakukan pembayaran, mengajukan pembiayaan hingga berinvetasi.

Namun, manfaat dan resiko layanan keuangan belum sepenuhnya dipahami.

Hal tersebut disampaikan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Ari Setyo WiWibowo, saat memberikan sambutan dalam kegiatan Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (LIKE IT) 2026 yang berfokus pada generasi muda dan pelaku usaha, di Aula Nembrala, Kantor Perwakilan BI NTT, Kamis, 3 September 2026.

Ari mengatakan, perkembangan teknologi telah membuat berbagai layanan keuangan dapat diakses hanya melalui telepon genggam.

Kondisi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi sekaligus menghadirkan risiko apabila tidak dibarengi pengetahuan dan kemampuan mengelola keuangan.

“Dari telepon genggam kami mudah untuk buka rekening, melakukan pembayaran, mengajukan pembiayaan atau kredit, hingga sekarang mudah melakukan investasi dalam hitungan menit,” ujar Ari dari Sumbernya.

Menurut Ari, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan penting, yakni apakah masyarakat, khususnya generasi muda, telah cukup memahami manfaat sekaligus risiko dari berbagai layanan keuangan yang tersedia.

Ari menilai, kegiatan LIKE IT menjadi salah satu sarana penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat agar mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak dan aman.

"Jangan sampai kemudahan layanan ini mendorong perilaku konsumtif, keputusan-keputusan keuangan yang kurang tepat, atau membuat kami menjadi korban investasi ilegal,” kata Ari dari Sumbernya.

Ari menjelaskan, akses masyarakat terhadap layanan keuangan terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data yang disampaikannya, indeks inklusi keuangan nasional meningkat dari 75,2 persen menjadi 85 persen.

Sementara indeks literasi keuangan hanya meningkat dari 65,43 persen menjadi 66,46 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara akses terhadap layanan keuangan dan kemampuan masyarakat dalam memahami serta mengelolanya.

“Semakin banyak masyarakat telah menggunakan layanan keuangan, namun belum semuanya memahami cara mengelolanya secara bijak dan aman,” ujar Ari dari Sumbernya.

Karena itu, LIKE IT hadir dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat di berbagai daerah.

Program tersebut diharapkan dapat membantu generasi muda memahami investasi yang sehat, legal, dan berkelanjutan.

Ari juga mengingatkan generasi muda agar mulai mengambil kendali atas kondisi keuangan sejak dini melalui langkah-langkah sederhana.

Di antaranya membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran, menyisihkan pendapatan untuk tabungan, serta memilih investasi sesuai kemampuan dan tingkat pemahaman.

“Kepada seluruh peserta, khususnya adik-adik mahasiswa, manfaatkan kegiatan ini untuk belajar, bertanya, dan menjadi semakin ahli dalam mengambil keputusan keuangan,” kata Ari dari Sumbernya, berpesan.

LIKE IT sendiri merupakan kegiatan literasi keuangan yang telah diselenggarakan sejak Agustus 2021 dan terus dikembangkan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan dan investasi.

Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pengembangan Sektor Keuangan (FK-PSK).

Tahun ini penyelenggaran LIKE IT mengangkat tema Money Wise, Future Rise.

Kegiatan dipusatkan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, sementara kantor perwakilan lainnya mengikuti secara daring dengan menghadirkam generasi muda di wilayah masing-masing.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas basis investor ritel melalui edukasi keuangan yang terintegrasi, khususnya dengan menyasar generasi muda dan pelaku usaha.

Ari berharap, edukasi yang diberikan melalui LIKE IT dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya aktif menggunakan layanan keuangan digital, tetapi juga mampu memahami risiko dan mengambil keputusan investasi secara bertanggung jawab.

Tags

Terkini