Dampak KPR 40 Tahun bagi Industri Asuransi

Rabu, 02 September 2026 | 13:05:10 WIB
Pekerja beraktivitas pada salah satu proyek pembangunan rumah bersubsidi di kawasan Kemang. ( sumber : net )

JAKARTA — Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan Ogi Prastomiyono menjelaskan perpanjangan jangka waktu berpotensi menaikkan pemasukan premi lantaran masa proteksi berjalan lebih lama.

Akan tetapi di sisi lain, perusahaan asuransi pun bakal menghadapi paparan risiko yang lebih panjang, sehingga potensi timbulnya klaim selama masa pertanggungan ikut menaikkan.

"Oleh karena itu, perusahaan asuransi perlu memastikan bahwa penetapan premi, pengelolaan risiko, dan pencadangan dilakukan secara memadai sesuai dengan karakteristik risiko yang ditanggung," kata Ogi dari Sumbernya, Senin (1/9/2026).

Melalui penerapan tata kelola risiko yang prudent serta kalkulasi aktuaria yang pas, ia memandang perpanjangan jangka waktu kredit mampu jadi kesempatan bagi sektor untuk menumbuhkan usaha secara sehat dan berkelanjutan.

Sebagaimana dipahami, KPR tidak cuma soal mengangsur biaya yang sudah disepakati oleh nasabah serta bank.

Faktanya, ada hal yang krusial untuk dipunyai dalam mengangsur KPR yang jarang diketahui banyak orang, yakni asuransi jiwa dalam KPR.

KPR merupakan pinjaman yang wajib dibayar selama masa jangka waktu atau pembayaran cicilan, dan pastinya wajib dibayar lunas sampai akhir.

Akan tetapi, jika terjadi peristiwa di luar perkiraan seperti debitur wafat dunia yang kemudian merintangi peminjam guna membayar sisa cicilan, situasi ini bakal jadi rumit.

Hal ini dipicu lantaran jika debitur wafat dunia dalam keadaan KPR masih berlangsung tanpa mempunyai asuransi jiwa KPR, maka tanggung jawab melunasi cicilan KPR selama sisa jangka waktu berjalan bakal jadi kewajiban bagi ahli waris.

Oleh sebab itu, perpanjangan jangka waktu KPR sampai 40 tahun berdampak langsung pada kenaikan total biaya premi asuransi jiwa/kredit serta pergeseran kalkulasi risiko bagi perusahaan asuransi.

Tags

Terkini