Bunga KPR Amerika Serikat Naik Jadi 6,66 Persen Tekan Pasar Rumah

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:58:15 WIB
Ilustrasi Properti di AS. ( sumber : net )

WASHINGTON D.C. - Suku bunga kredit pemilikan rumah di Amerika Serikat kembali meningkat setelah tiga pekan berturut-turut stagnan.

Keadaan ini kian membebani keterjangkauan pembelian hunian di tengah pasar properti yang masih lesu.

Berdasarkan informasi dari Sumbernya, rata-rata suku bunga KPR tetap (fixed-rate) tenor 30 tahun naik tipis menjadi 6,66 persen pekan ini dari pekan sebelumnya di level 6,65 persen.

Sebagai bentuk perbandingan, suku bunga berada di level 6,56 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Pasar perumahan AS sepanjang tahun ini terus menerus menghadapi tekanan.

Suku bunga pinjaman yang tinggi bertahan di tengah persoalan tarif serta kekhawatiran inflasi yang dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah.

Suku bunga KPR sempat turun di bawah 6 persen sebelum konflik pecah pada akhir Februari.

Namun semenjak Juli, suku bunga KPR kembali melonjak dan bertahan di atas level 6,5 persen.

Pemerintahan Presiden Donald Trump mendorong berbagai kebijakan guna menekan suku bunga.

Meskipun demikian, biaya pembiayaan perumahan sejauh ini belum menunjukkan tanda-tanda penurunan berarti.

“Pasar masih terhambat oleh tingginya suku bunga,” ujar Ekonom Senior Amerika Utara Capital Economics, Thomas Ryan.

“Jika suku bunga akhirnya turun mendekati 5 persen, hal itu dapat melepaskan lonjakan permintaan yang selama ini tertahan. Hanya saja, belum jelas apa yang akan mendorong suku bunga turun sedekati itu dalam waktu dekat,” lanjutnya.

Peningkatan bunga KPR berimbas langsung kepada daya beli masyarakat.

Penjualan rumah baru pada Juli tercatat merosot ke level terendah dalam enam bulan terakhir.

Berdasarkan data pemerintah AS, penandatanganan kontrak bagi rumah tapak baru merosot 10,5 persen pada Juli menjadi tingkat tahunan disesuaikan sebesar 607.000 unit.

Capaian tersebut berada di bawah proyeksi ekonom yang disurvei dari Sumbernya, yang sebelumnya memperkirakan penjualan rumah baru mampu menyentuh median 620.000 unit.

Tags

Terkini