Ribuan Pelari Meriahkan Ajang Rupiah Java Run 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:57:59 WIB
Run 2026 BI Jatim. ( sumber : net )

SURABAYA - Lebih dari 3.000 pelari menyemarakkan Rupiah Java Run 2026 yang diadakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur di Tugu Pahlawan Surabaya, Minggu, 30 Agustus 2026 pagi.

Para pelari bersaing pada dua kelas utama, yakni 5.000 meter (5K) serta 10 kilometer (10K), yang dibagi jadi empat sub-kelas, yaitu 5K Umum, 5K Master 40+, 10K Umum dan 10 K Master 40+.

Mereka memperebutkan total hadiah sampai ratusan juta rupiah.

Termasuk buat kategori peserta yang memakai kostum unik serta menarik.

Membawa tema “Rupiah Menyatukan Langkah”, acara ini diselenggarakan sebagai bentuk sinergi antara sport tourism serta edukasi beberapa spot heritage di Kota Surabaya.

Selain itu, memadukan olahraga, edukasi cinta mata uang nasional, dan promosi pariwisata sejarah Kota Pahlawan.

Pada pidatonya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim mengungkapkan, kegiatan bagian dari kampanye nasional Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.

“Rupiah bukan sekadar alat pembayaran yang sah, tetapi juga merupakan simbol kedaulatan bangsa yang menyatukan kami semua. Melalui konsep heritage fun run ini, kami mengajak para peserta berlari melintasi kawasan ikonik Surabaya sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap identitas bangsa,” ujarnya.

Ibrahim memastikan, kegiatan ini pun menjadi momentum mendorong pemanfaatan transaksi digital aman melalui QRIS serta menggerakkan ekonomi kreatif lokal di Jawa Timur.

“Dengan rute yang melewati kawasan bersejarah, Bank Indonesia berharap semangat menjaga kedaulatan Rupiah dapat terus tertanam dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” tegasnya.

Edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah ini menyasar seluruh lapisan masyarakat.

Masyarakat diajak untuk memperlakukan uang dengan kegiatan 5, yakni jangan dilipat, jangan disobek, jangan diremas, jangan dibasahi, dan jangan distaples agar uang itu bisa semakin berdaya tahan lama masyarakat.

Di samping itu, pemahaman Cinta terhadap Rupiah dijalankan agar warga mengetahui mana rupiah yang tidak asli dengan gerakan 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang.

Di luar lomba lari, kegiatan ini pun diramaikan dengan “Rupiah Island”, bazar kuliner dan minuman, serta kompetisi mural.

Lilik Nur Anisa, salah satu peserta mengaku, lari menjadi olahraga rutin yang dilakoninya.

Dia sering kali mengikuti lomba lari dengan menempuh rute 5K dan 10K.

Bahkan, pernah untuk lari sejauh 42K.

Namun, kali ini dia mengikuti kompetisi lari kategori 5K.

Bahkan, peserta asal Magelang, Jawa Tengah itu mengenakan kostum khusus bertema Dewi Shinta yang sengaja disiapkan untuk ajang kali ini.

“Saya ambil tema kostum ini Dewi Sinta, karena berusaha kabur dari Rahwana ingin seperti lari gitu. Saya biasa ikut lari, suka nari dan ada kostum ini. Tantangannya, tadi kan biasanya lari pakai celana, ini pakai kostum khusus jadi lumayan kayak di (pasang) tali, tapi enak dan nyaman banget. Bisa banget untuk teman-teman inspirasi outfit-nya,” katanya.

Melalui Rupiah Java Run 2026, Bank Indonesia mau mengajak masyarakat untuk hidup sehat, memberikan dorongan, sampai mewadahi UMKM di Jawa Timur.

Tags

Terkini