BI Maluku Bersama TNI AL Jangkau 5 Pulau 3T Lewat Ekspedisi Rupiah

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:57:58 WIB
TNI AL jangkau lima pulau 3T. ( sumber : net )

AMBON - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut menjangkau lima pulau tertinggal, terdepan, dan terluar di Maluku melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 pada 28 Agustus hingga 3 September 2026.

“Kehadiran Rupiah hingga ke wilayah kepulauan tersebut sekaligus memiliki makna strategis dalam menjaga rupiah sebagai simbol kedaulatan negara di seluruh wilayah NKRI,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Surya Alamsyah dari Sumbernya, Jumat.

Ia mengatakan kelima pulau yang menjadi sasaran ekspedisi menggunakan KRI Posepa-870 tersebut yakni Pulau Wetar, Kisar, Moa, Damer, dan Banda.

Ia juga mengatakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan salah satu upaya Bank Indonesia bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut untuk memperluas jangkauan layanan pengedaran uang rupiah hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Bank Indonesia untuk memastikan ketersediaan uang rupiah yang berkualitas dan layak edar dalam jumlah yang cukup serta pecahan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Selain menyediakan uang layak edar, Ekspedisi Rupiah Berdaulat juga menjadi bagian dari penerapan kebijakan uang bersih melalui penarikan uang rupiah yang sudah tidak layak edar dari masyarakat.

Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan serta keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan dalam distribusi uang rupiah, terutama ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Karena itu, ia mengatakan Bank Indonesia bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dengan memanfaatkan sarana transportasi dan jangkauan operasional Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut untuk memperluas distribusi Rupiah ke berbagai wilayah kepulauan.

Sinergisitas Bank Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat telah berlangsung sejak 2012.

Hingga 2025, kegiatan tersebut telah menjangkau 766 pulau melalui 150 ekspedisi.

Pada 2026, Surya mengatakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat dilaksanakan sebanyak 23 kali dengan target menjangkau 115 pulau di seluruh Indonesia.

Di Provinsi Maluku, Ekspedisi Rupiah Berdaulat kali ini merupakan pelaksanaan kedua sepanjang 2026.

Kegiatan melibatkan Pejuang Rupiah dari delapan Kantor Perwakilan Bank Indonesia serta tenaga medis Komando Daerah Angkatan Laut IX Ambon.

Selain layanan penukaran uang rupiah, rangkaian kegiatan juga diisi dengan edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta edukasi bela negara.

Surya berharap, kegiatan tersebut dapat memperkuat kehadiran Bank Indonesia dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut dalam memberikan layanan sekaligus edukasi kepada masyarakat di wilayah kepulauan.

Pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Ambon turut dihadiri Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IX Ambon Laksamana Muda Tentara Nasional Indonesia Hanarko Djodi Pamungkas, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Maluku, Wakil Komandan Komando Daerah Angkatan Laut IX Ambon, serta Kepala Divisi Pusat Komando Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia.

Bank Indonesia mengapresiasi dukungan seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat sebagai upaya menjaga ketersediaan dan kualitas Rupiah sekaligus memperkuat kedaulatan rupiah hingga ke wilayah pelosok Indonesia.

Tags

Terkini