BI Buka Layanan Tukar Uang Korban Kebakaran Sade

Jumat, 28 Agustus 2026 | 20:01:24 WIB
Layanan penukaran uang di Desa Adat Sade./Bank Indonesia Nusa Tenggara Barat. ( SUMBER : NET )

DENPASAR - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (BI NTB) membuka layanan penukaran uang di Desa Adat Sade agar warga yang uangnya rusak akibat kebakaran dapat menukarkannya dengan uang baru.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB Hario K. Pamungkas menjelaskan Bank Indonesia memberikan layanan penukaran terhadap uang tidak layak edar, seperti uang lusuh, uang cacat, dan uang rusak.

Uang tersebut dapat diberikan penggantian apabila kondisi fisiknya masih lebih dari 2/3 ukuran aslinya.

Sementara itu, uang logam rusak dapat ditukarkan apabila kondisi fisiknya masih lebih dari 1/2 ukuran aslinya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Oleh karena itu, apabila masih terdapat warga Desa Adat Sade yang memiliki uang yang terbakar, agar dapat menghubungi Bank Indonesia untuk memperoleh penukaran sesuai ketentuan," jelas Hario dikutip dari siaran pers, Kamis (27/8/2026).

Hario juga menyampaikan bahwa Bank Indonesia turut memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat Desa Adat Sade yang terdampak kebakaran.

Berdasarkan hasil survei dan identifikasi, musibah tersebut berdampak terhadap berbagai bangunan di kawasan Desa Adat Sade, termasuk rumah, masjid, berugak, lumbung, artshop, serta fasilitas umum lainnya.

Masyarakat Desa Adat Sade berharap dapat dilakukan revitalisasi kawasan adat, termasuk pembangunan kembali hunian dan sarana prasarana yang terdampak, mengingat sebagian besar masyarakat menggantungkan mata pencaharian pada sektor pariwisata.

Sinergi Bank Indonesia bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan solidaritas dalam memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana.

Ke depan, melalui bantuan kemanusiaan serta layanan Bank Indonesia yang diberikan, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak sekaligus mendukung percepatan pemulihan pascakebakaran di Desa Adat Sade.

Salah satu warga Desa Adat Sade, Warman, memanfaatkan layanan tersebut untuk menukarkan uang miliknya yang sebagian terbakar akibat musibah kebakaran.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengukuran fisik uang oleh petugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Warman memperoleh penukaran uang sebesar Rp7,67 juta.

Sebelumnya, uang tersebut sempat akan dibuang karena mengalami kerusakan akibat terbakar.

Namun, setelah mendapatkan pemahaman mengenai ketentuan penukaran uang rusak dari Kepala Perwakilan BI NTB, yang bersangkutan kemudian membawa uang tersebut untuk diperiksa dan ditukarkan melalui layanan Bank Indonesia.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran, Bank Indonesia juga memberikan bantuan berupa sembako, alas tidur, dan pakaian layak pakai untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat pascakebakaran.

Tags

Terkini