Polsek Metro Tamansari Ungkap Uang Palsu Rp 1,652 Miliar, Ini Kata BI

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:55:08 WIB
UANG PALSU. ( sumber : net )

JAKARTA - Polsek Metro Tamansari, Jakarta Barat, mengungkap percetakan uang palsu di Desa Cipedas, Tasikmalaya, Jawa Barat, pada pertengahan Agustus 2026.

Polisi menemukan ribuan lembar uang palsu bersama tiga mesin cetak, dan bahan bakunya.

Deputi Direktur Departeman Pengelolaan Bank Indonesia, dari Sumbernya, menjelaskan, bahan kertas yang digunakan pelaku bukan untuk pembuatan uang rupiah.

"Uang palsu ini bahan kertas biasa yang diperjualbelikan secara umum, kertas uang asli memiliki spesifikasi tersendiri," kata dari Sumbernya di Mapolres Metro Jakarta Barat, Senin (24/8/2026) sore.

Menurut dari Sumbernya, benang pengaman yang digunakan pelaku pemalsuan uang juga palsu.

Secara kasat mata, uang palsu yang dicetak ini memiliki kemiripan tapi kualitasnya sangat rendah.

Dari warna, uang palsu tersebut terlihat pudar dan ketika dilakukan pengamatan dengan tiga D (dilihat, diraba dan diterawang) sudah bisa dirasakan perbedaannya dengan uang asli.

"Secara kasat mata terlihat mirip, namun dari hasil penelitian, tidak memenuhi ciri-ciri keaslian," jelasnya.

Bank Indonesia meminta masyarakat yang menemukan uang palsu untuk melaporkan ke pihak berwajib.

"Jika ada indikasi uang palsu, masyarakat tidak akan mendapatkan penggantian, dan kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian," ucap dari Sumbernya.

Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby Zulfikar, mengatakan, para tersangka merupakan pekerja di percetakan sehingga sudah memiliki keahlian dalam mencetak uang palsu.

"Satu orang sebagai donatur, dua orang sebagai pekerja biasa, dan sisanya pencetak serta mediator yang berfungsi menyebarluaskan uang diduga palsu," katanya.

Polsek Metro Tamansari mengungkap pabrik percetakan uang palsu di Desa Cipedes, Tasikmalaya, Jawa Barat pada pertengahan Agustis 2026.

Ada 11 tersangka yang ditangkap polisi hingga tiga mesin cetak uang palsu.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Nasriadi, menjelaskan, di Tasimalaya itu para tersangka sudah berhasil mencetak uang sebanyak 15.610 lembar senilai Rp 1,652 miliar.

Tags

Terkini

Panduan Menghitung Harga Buyback Emas dan Pajak PPh 22

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:00:00 WIB

Tempat Pembelian Emas Batangan Resmi Terpercaya Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:00:00 WIB

Apa itu Emas Digital Cara Kerja Keamanan dan Bedanya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:00:00 WIB

Emas Antam vs Emas UBS Lebih Bagus Mana untuk Pemula

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:00:00 WIB