DPR Apresiasi Kinerja BRI dan Sebut Fundamental Perbankan Kuat

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:50:17 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto. ( SUMBER : NET )

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) membukukan rapor positif sampai dengan Mei 2026 dengan raihan laba bersih mencapai Rp20,42 triliun, melesat 9,52% secara tahunan (yoy).

Pihak DPR pun turut menyambut gembira.

Peningkatan tersebut disokong oleh efisiensi beban bunga yang merosot ke angka Rp21,33 triliun menjadi Rp18,26 triliun, sehingga mengerek perolehan pendapatan bunga bersih naik 6,64% yoy menuju kisaran Rp48,50 triliun.

Dari ranah intermediasi, BRI menggelontorkan pembiayaan kredit sebesar Rp1.417,19 triliun, tumbuh 12,23% yoy.

Di samping itu, himpunan dana pihak ketiga (DPK) sukses menggapai Rp1.546,44 triliun, bertambah 8,6% yoy, dengan keseluruhan aset menyentuh Rp2.073,12 triliun.

Wakil rakyat yang duduk di Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, mengutarakan penghargaan tinggi atas raihan tersebut.

Berdasarkan pandangannya, prestasi BRI merefleksikan fondasi perbankan tanah air yang senantiasa tangguh di tengah hempasan dinamika perekonomian dunia.

“Kinerja BRI ini patut diapresiasi. Di tengah tekanan ekonomi dan suku bunga yang tinggi, BRI masih mampu menjaga pertumbuhan laba sekaligus meningkatkan penyaluran kredit,” ujarnya dari Sumbernya.

Dirinya menekankan bahwa eksistensi BRI sebagai institusi keuangan yang menitikberatkan perhatian pada UMKM wajib terus ditingkatkan, mengingat bidang usaha itu menjadi sokoguru perekonomian negara.

“Yang penting bukan hanya laba, tetapi bagaimana kredit benar-benar mengalir ke sektor produktif, khususnya UMKM. Di situlah dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya dari Sumbernya.

Darmadi turut berpesan agar momentum kebangkitan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya guna memperkokoh intermediasi serta merawat keseimbangan antara tingkat keuntungan dan sumbangsih nyata terhadap sektor riil.

“Perbankan harus tetap menjadi motor penggerak ekonomi. Kalau kredit produktif terus didorong, maka pertumbuhan ekonomi bisa lebih berkualitas,” tutupnya dari Sumbernya.

Tags

Terkini