Presiden Prabowo Tinjau Akad Massal KPR FLPP Sebanyak 62.000 Unit

Kamis, 30 Juli 2026 | 12:10:03 WIB
Presiden Prabowo Subianto. ( sumber : net )

JAKARTA – Kepala Negara Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dijadwalkan mendatangi serta melihat langsung prosesi Akad Massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera lewat mekanisme Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di kawasan Batang, Provinsi Jawa Tengah, pada hari Kamis (30/7/2026).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menuturkan, agenda tersebut menjadi bagian dari inisiatif agar kalangan warga prasejahtera berkesempatan memperoleh tempat tinggal yang layak.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari Program 3 Juta Rumah yang terus didorong pemerintah untuk memperluas akses kepemilikan rumah layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)," ujar Prasetyo dalam keterangannya, Kamis, dari Sumbernya.

Baca juga: Prabowo Akan Resmikan Renovasi Stasiun Semarang Tawang Hari Ini Pelaksanaan akad massal itu bakal digelar secara hybrid dengan melibatkan total 62.000 debitur, yang terdiri atas 200 debitur hadir secara tatap muka langsung di Batang, serta 61.800 debitur lainnya mengikuti lewat jaringan daring dari 36 provinsi.

Berdasarkan keterangan Prasetyo, acara ini merupakan urutan ketiga dari perhelatan akad massal KPR FLPP yang sebelumnya sempat pula dihadiri oleh Prabowo bertempat di Cileungsi, Bogor tanggal 29 September 2025, serta di Serang, Banten pada 20 Desember 2025.

Menjaga Amanah Dana Haji Lintas Generasi Artikel Kompas.id "Kegiatan akad massal menjadi penanda bahwa rumah-rumah yang dibangun telah siap dimiliki dan dihuni masyarakat," ucap dia, dari Sumbernya.

Prasetyo memaparkan, lewat program FLPP ini, pihak pemerintah menyuguhkan kemudahan fasilitas pembiayaan tempat tinggal bagi warga kurang mampu melalui penerapan suku bunga rendah yang bersifat tetap sampai penghujung tenor, uang muka yang ringan, serta cicilan yang terjangkau.

Hal tersebut, ungkapnya, merefleksikan kesungguhan pemerintah guna senantiasa memangkas selisih kebutuhan (backlog) hunian sekaligus mewujudkan tempat tinggal yang layak, terjangkau, serta berkesinambungan bagi seluruh keluarga di nusantara.

"Per Juli 2026, sebanyak 107.410 MBR tercatat telah menerima manfaat Pembiayaan FLPP dengan tingkat keterhunian mencapai 93,35 persen," kata politikus Partai Gerindra itu, dari Sumbernya.

Terkini