Rupiah Dibuka Rp18.073 per Dolar AS, Melemah 59 Poin pada Kamis 9 Juli 2026

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:21:01 WIB
Ilustrasi Rupiah Dibuka Rp18.073 per Dolar AS (sumber foto: NET)

JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis (9/7/2026). Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.05 WIB, kurs rupiah dibuka melemah 59 poin atau 0,33 persen ke level Rp18.073 per dolar AS.

Sehari sebelumnya, Rabu (8/7/2026), rupiah ditutup melemah 34 poin atau 0,19 persen ke Rp18.014 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi di tengah kondisi global yang masih penuh ketidakpastian.

Dikutip dari CNBC International, dolar AS tetap stabil terhadap sebagian besar mata uang dunia. Ketegangan yang kembali meningkat di Timur Tengah memicu permintaan aset aman, sementara kenaikan harga minyak mendorong spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Indeks dolar AS tercatat sedikit berubah di posisi 100,96. Yen Jepang diperdagangkan pada 162,41 per dolar AS, mendekati level terkuat sejak 1 Juli 2026. Euro berada di US$1,1426 per dolar AS, sedangkan poundsterling Inggris di US$1,3392 per dolar AS.

Adapun dolar Selandia Baru memperpanjang kenaikan 0,5 persen ke US$0,5725 per dolar AS, sementara dolar Australia menguat 0,1 persen ke US$0,6936 per dolar AS.

Analis pasar keuangan senior Capital.com, Kyle Rodda, menyebut ketegangan di Timur Tengah kembali mengguncang pasar global. “Ketegangan di Timur Tengah kembali mengguncang pasar global dan memicu premi risiko perang pada harga aset,” ujarnya.

Dengan kondisi eksternal yang menekan, rupiah diproyeksikan masih berpotensi bergerak di kisaran Rp18.000 hingga Rp18.100 per dolar AS dalam jangka pendek.

Terkini