Saham BRI 2026, Cara Beli di Pluang Lewat HP dan Tips Pemula

Rabu, 24 Juni 2026 | 14:36:46 WIB
Ilustrasi Grafik Saham (sumber gambar: NET)

JAKARTA — Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi salah satu pilihan utama investor pemula di Indonesia. Dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia dan rekam jejak dividen konsisten lebih dari dua dekade, BBRI dikenal sebagai saham andalan yang menawarkan potensi capital gain sekaligus aliran dividen rutin.

Untuk membeli saham BBRI, calon investor wajib membuka Rekening Dana Nasabah (RDN) di sekuritas berizin OJK. Dokumen yang dibutuhkan antara lain KTP, NPWP (opsional tapi disarankan), rekening bank aktif, selfie dengan KTP, dan tanda tangan digital. Proses KYC kini sepenuhnya digital dan bisa selesai dalam 10–15 menit.

Langkah beli saham BRI via aplikasi Pluang cukup sederhana: unduh aplikasi, lakukan KYC, aktivasi fitur Saham Indonesia, top up saldo ke RDN, cari kode saham BBRI, tentukan jumlah lot atau nominal rupiah, pilih tipe order (market atau limit), lalu konfirmasi pembelian. Jam perdagangan bursa berlangsung Senin–Jumat pukul 09.00–16.15 WIB.

Pluang menawarkan promo 0% biaya beli saham Indonesia, sementara biaya jual mengikuti ketentuan BEI ditambah PPh 0,1%. Pajak dividen final 10% dipotong otomatis. Strategi Dollar Cost Averaging (DCA) dapat digunakan untuk menjadikan BBRI sebagai mesin dividen, dengan cara membeli secara rutin tiap bulan, reinvestasi dividen, dan memanfaatkan harga turun untuk menurunkan average cost.

Mekanisme dividen meliputi cum date, ex-date, recording date, dan payment date. Simulasi dividen 100 lot BBRI (10.000 lembar) dengan dividen Rp200 per lembar menghasilkan Rp2.000.000 bruto. Setelah pajak 10%, investor menerima Rp1.800.000 bersih.

Analisis saham BRI mencakup fundamental seperti NPL, ROE, NIM, BOPO, dan PBV, serta teknikal seperti Moving Average, RSI, dan support/resistance. Perbandingan platform menunjukkan Pluang unggul dengan 0% trading fee dan tanpa minimum deposit dibandingkan dengan IPOT, BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas.

Risiko investasi tetap ada, seperti harga saham yang bisa turun, dividen tidak selalu pasti, risiko likuiditas, serta regulasi pemerintah yang dapat memengaruhi kinerja BRI.

FAQ mencatat bahwa modal minimal adalah 1 lot (100 lembar), saham BRI tergolong blue chip namun tetap berisiko, strategi DCA disarankan untuk waktu terbaik membeli, NPWP dianjurkan agar pajak dividen lebih rendah, dan proses KYC dapat selesai dalam 10–15 menit.

Terkini