JAKARTA - Harga emas batangan PT Antam Tbk (ANTM) diperkirakan bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu, 24 Juni 2026.
Jika harga emas dunia terkoreksi, level support pertama diperkirakan di US$4.088 per troy ounce dan emas Antam di Rp2.648.000 per gram, dengan potensi penurunan Rp20.000. Support kedua berada di Rp2.550.000 per gram. Sebaliknya, jika harga emas global menguat, resistance pertama diproyeksikan di US$4.243 per troy ounce dan emas Antam di Rp2.688.000 per gram. Resistance kedua berpotensi mencapai Rp2.790.000 per gram.
Harga emas Antam terpantau naik Rp5.000 menjadi Rp2.673.000 per gram pada Selasa, 23 Juni 2026, setelah sebelumnya stagnan di Rp2.668.000 per gram. Sepanjang tahun 2026, harga emas Antam sudah naik 7,43% dari posisi Rp2.488.000 per gram pada awal tahun. Rekor tertinggi sepanjang masa sempat menyentuh Rp3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026.
Harga buyback juga ikut naik Rp7.000 menjadi Rp2.408.000 per gram. Transaksi jual kembali dikenakan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, dengan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP. Pajak dipotong langsung dari total nilai buyback.
Rincian harga pecahan emas Antam per 24 Juni 2026 sebelum pajak:
- 0,5 gram: Rp1.385.500
- 1 gram: Rp2.673.000
- 2 gram: Rp5.286.000
- 3 gram: Rp7.904.000
- 5 gram: Rp13.140.000
- 10 gram: Rp26.225.000
- 25 gram: Rp65.437.000
- 50 gram: Rp130.795.000
- 100 gram: Rp261.512.000
- 250 gram: Rp653.515.000
- 500 gram: Rp1.306.820.000
- 1.000 gram: Rp2.613.600.000
Sesuai ketentuan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemilik NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian dilengkapi dengan bukti potong pajak.