Penyaluran KPR Subsidi BTN di Bali Tembus 1,64 Triliun pada Maret 2026

Kamis, 11 Juni 2026 | 09:03:54 WIB
Ilustrasi KPR (sumber foto: NET)

DENPASAR – Realisasi penyaluran program KPR Subsidi dari Bank Tabungan Negara (BTN) di wilayah Bali hingga periode Maret 2026 terus memperlihatkan pergerakan tren yang positif. Nilai outstanding pembiayaan tersebut tercatat telah menyentuh angka Rp1,64 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 3,3% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Bila ditinjau secara akumulatif, total pendanaan KPR Subsidi tersebut mengalir untuk kepemilikan sebanyak 13.244 unit hunian di daerah Bali. Catatan ini sekaligus memposisikan program tersebut sebagai salah satu pendorong utama dalam memperluas akses kepemilikan tempat tinggal bagi masyarakat di Pulau Dewata.

Bukan hanya fokus menyasar sektor permintaan hunian, penguatan lini bisnis juga diaplikasikan pada sisi pasokan melalui program Kredit Program Perumahan (KPP). Layanan ini menargetkan ekosistem industri perumahan mulai dari kalangan pengembang, penyedia jasa konstruksi, pelaku dagang bahan bangunan, hingga sektor UMKM yang memerlukan sokongan dana hunian produktif.

Sampai dengan bulan Maret 2026, total penyaluran program KPP di wilayah Bali dilaporkan sudah menyentuh angka Rp53,6 miliar. Skema program tersebut digulirkan sebagai wujud partisipasi dalam mempercepat ketersediaan tempat tinggal sekaligus memutar roda ekonomi pada sektor properti di daerah setempat.

“Ekosistem perumahan memiliki dampak ekonomi yang luas. Karena itu, BTN tidak hanya hadir ketika masyarakat membeli rumah, tetapi juga mendukung seluruh rantai nilainya. Di Bali, penguatan ekosistem perumahan ini berjalan berdampingan dengan perluasan layanan digital melalui balé by BTN dan kerja sama di sektor pariwisata,” katanya.

Langkah dalam mengokohkan ekosistem transaksi perbankan tersebut ditegaskan tidak akan menggeser identitas fundamental perusahaan sebagai bank yang berfokus pada sektor perumahan. Transformasi ke arah beyond mortgage justru diimplementasikan demi mempertebal bisnis utama perumahan serta memperlebar ekosistem penyokong properti dan ekonomi daerah.

Wilayah Bali dinilai menjadi area yang sangat strategis untuk mengoptimalkan perluasan jaringan ekosistem transaksi digital lewat pengoperasian aplikasi balé by BTN. Upaya penguatan ini direalisasikan melalui aneka bentuk kolaborasi bersama para pelaku industri pariwisata, mulai dari area wisata, pelabuhan wisata, desa wisata, hingga merchant lokal setempat.

“BTN tetap menjadi mitra utama masyarakat Bali dalam mewujudkan kepemilikan hunian. Namun, hubungan kami dengan nasabah tidak berhenti ketika akad KPR (Kredit Pemilikan Rumah) selesai. Melalui beyond mortgage, BTN ingin hadir lebih luas, mulai dari pembiayaan perumahan, dukungan kepada pelaku usaha sektor perumahan, hingga transaksi finansial harian masyarakat. Harapannya kami (BTN) ingin menemani nasabah dari bangun tidur sampai mau tidur lagi,” serunya.

Terkini